0
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Skrg politik kian diambil alih oleh pemimpin2 informal. Mrk yg atur soal suara diarahkan ke siapa. Pemimpin2 formal bisa diganti kpn sj.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Hampir tak byk yg bekerja di ranah sosial, budaya atau pemikiran2 baru di masyarakat yg kian politis. Tp berjarak dg keadaan.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Cara berkampanye yg megalomania, memicu masy utk kian membebankan politik ke pundak politisi sj. Seolah tak ada ruang sosial lg.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Sy mencatat: politik transaksional terparah sejak Indonesia merdeka terjadi dlm Pemilu 2014 ini. Pelakunya: kbykan medioker2.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Apa itu para medioker? Mrk yg sbtlnya tdk tahu apa itu kerja2 politik. Mrk jg sbtlnya apolitis. Masuk jd caleg hanya andalkan uang.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Berkurangnya jmlh politisi murni, menyebabkan para medioker menjadi kuat. Mengapa? Mrk punya kapital lbh besar. Berani berjudi politik.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Demokrasi dibajak para medioker. Politisi murni tersingkir. Kerja baru menunggu: mengajarkan para pemenang ttg arti politik.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Heran. Caleg2 setingkat DPRD sj mengeluarkan dana ratusan juta sampai milyaran. Mrk sebetulnya mau apa sih? Mrk menyerang di titik senyap.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Yg lbh cilaka, para medioker ini bahkan rela menggadaikan harta benda keluarganya utk money politics. Baru nyaho stlh kalah.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Di byk titik, pemilih dpt serangan 5 lapis. Apa itu? 5 caleg pakai amplop ke 1 pemilih yg sama. Bisa dpt ratusan ribu sampai jutaan per org
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Bayangkan. Dana 500 Jt, suara tdk sampai 400. Artinya? Satu suara dihargai sampai Rp 1 Jt lbh. Ini terjadi di mana2.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Arus populisme sesaat, dgn katrol kapital yg kuat, menyebabkan politisi murni terkapar, jatuh, kalah dan sulit percaya lg.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Caleg2 medioker ini berpikir, kerja politik itu membangun jalan, jembatan, dll. Lalu ketika suara tak dpt, mrk runtuhkan lg.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Caleg2 medioker ketemu dg broker2 medioker yg ajukan proposal: "Kalau tuan mau dpt suara, tolong tuan bangun ini dan itu. Suara sekian!"
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Yg namanya caleg2 medioker, tak peduli partainya. Ada yg partai2 berbasis agama kok yg dg tenang menyebarkan amplop, bayarin rekening PLN
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Bayangin, ada anggota DPR terpilih yg baru tamat kuliah, jomblo, tp duitnya segudang, kalahkan politisi2 senior yg paham konstitusi.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Apa dampaknya DPR-DPRD ke dpn? Dg wajah kapital inilah mrk akan mengatur kebijakan. Para pebisnis sampai birokrat, hrs punya kantong uang.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Jgn harap partai bisa mengendalikan legislator2 medioker ini. Mrk akan anggap parpol sbg pekerja2 mrk, krn mrk punya segalanya.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Parpol berhasil dijadikan sbg Kuda Troya politisi medioker dlm Pemilu 2014 ini. Inilah intisari dari Tahun Kuda Kayu. Lalu mrk menjarah!
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
1. Sayah sering cerita soal anggau (kepiting) kepada para relawan muda. Tentang society, masyarakat manusia, sbtlnya.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
2. Entahlah, apa kisah kepiting ini masuk dalam buku George Orwell. Tp kisah kepiting ini memang kisah hewan beneran.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
3. Ambillah sebuah baskom. Lalu di dalam baskom itu masukkan kepiting. Jgn satu kepiting, tapi sebanyak2nya, asal jgn penuh.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
4. Perhatikan: kepiting2 itu saling menginjak kepiting2 lain. Kadang terbalik-balik. Mrk berusaha keluar, memisahkan diri, di dlm baskom.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
5. Lalu, taruhlah harapan pd kepiting2 itu: sepotong kayu yg bisa utk memanjat keluar baskom. Taruh pelan2, perhatikan.
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.