0
zen @maulaaydeed
*DIALOG SUFI DENGAN SEORANG MURID*
zen @maulaaydeed
1) Murid : Guru, bolehkah jika pagi ini aku belajar bersamamu. Sufi : Silahkan jika kamu sungguh mau belajar bersamaku!
zen @maulaaydeed
2) Murid : Guru, hari ini aku ingin belajar bersamamu tentang satu ayat Al-Qur'an. Sufi : Silahkan kamu baca ayat itu!
zen @maulaaydeed
3) Murid : Dan Tuhanmu berfirman : Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan. (40:60) Sufi : Tentang doa?
zen @maulaaydeed
4) Murid : Bukan, guru! Tapi tentang apa yg ada di balik ayat itu. Sufi : Baiklah, saya akan jelaskan apa yg kupahami.
zen @maulaaydeed
5) Sufi : Mari kita pahami kalimat "Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan." Sebenarnya ada berapa kalimat?
zen @maulaaydeed
6) Murid : Aku menemukan dua kalimat yang terangkai menjadi satu. Sufi : Kalimat apa saja itu?
zen @maulaaydeed
7) Murid : Kalimat pertama itu adalah "Ud'uunii". Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan "Berdoalah kepada-Ku".
zen @maulaaydeed
8) Murid : Kalimat kedua itu adalah "Astajib lakum". Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan "Niscaya akan Kuperkenankan."
zen @maulaaydeed
9) Sufi : Apakah kata dasar dari kalimat "Ud'uu"? Murid : Kata itu berasal dari kata "Da'a" yang berarti "memanggil".
zen @maulaaydeed
10) Sufi : Kata "Ud'uu" itu sendiri berupa apa? Murid : Kata itu adalah "fi'l al-amr" atau kata kerja perintah.
zen @maulaaydeed
11) Sufi : Lalu apakah obyek dari kata "Ud'uu" itu? Murid : Kata "kata ganti orang pertama".
zen @maulaaydeed
12) Sufi : Siapakah sebenarnya obyek itu? Murid : Sebenarnya obyek itu adalah Allah.
zen @maulaaydeed
13) Sufi : Siapakah subyek dari kata "Ud'uu" itu? Murid : Subyek itu adalah kata ganti orang kedua jamak".
zen @maulaaydeed
14) Sufi : Siapakah sebenarnya subyek itu? Murid : Sebenarnya subyek itu adalah orang-orang beriman kepada Allah.
zen @maulaaydeed
15) Sufi : Hendaknya kamu tahu bahwa di dalam doa itu orang-orang beriman berhubungan secara pribadi kepada Allah.
zen @maulaaydeed
16) Murid : Bisakah dijelaskan lebih jelas lagi, guru? Sufi : Apa yang kamu tahu misal, istrimu berkata "Ciumlah aku!"
zen @maulaaydeed
17) Murid : Yg kutahu bhw istriku minta dicium olehku. Sufi : Bkn begitu seharusnya kamu memaknai perintah istrimu itu!
zen @maulaaydeed
18) Murid : Seharusnya seperti apa? Sufi: Kamu haru tahu bahwa istrimu memperkenankan dirimu untuk menciumnya.
zen @maulaaydeed
19) Sufi : Di balik perkataan istrimu itu terdapat sebuah kerelaan dari hatinya untuk dicium olehmu.
zen @maulaaydeed
20) Murid : Benar sekali! Bila hati istriku tidak rela dicium olehku maka ia takkan perintakan hal itu kepadaku.
zen @maulaaydeed
21) Sufi : Di balik kata "berdoalah" itu terdapat kerelaan Allah kpdmu. Tanpa kerelaan itu takkan terjadi perintah itu.
zen @maulaaydeed
22) Sufi : Sesungguhnya kerelaan Allah dalam perintah berdoa adalah satu karunia agung bagimu.
zen @maulaaydeed
23) Murid : Bisakah aku simpulkan bahwa di balik setiap perintah Allah itu terdapat kerelaan Allah bagi orang beriman?
zen @maulaaydeed
24) Sufi : Bisa! Sebab kerelaan Allah itu terciptalah hubungan pribadi dan khusus antara orang-orang beriman dgn-Nya.
Load Remaining (42)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.