Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Gereja Katolik Menolak Feminisme

Chirpified
0
Tweet Katolik @TweetKatolik

1. Gereja Katolik menghormati dan sayang sama perempuan tapi anti-feminisme.

12/04/2014 08:08:55 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

2. Salah satu cara melawan Gereja Katolik baik dari dalam maupun dari luar adalah lewat gerakan feminisme.

12/04/2014 08:09:05 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

3. Mereka mengatakan bahwa Gereja Katolik itu memperlakukan wanita sebagai kelas dua.

12/04/2014 08:09:14 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

4. Dengarkan ini: Gereja Katolik tidak pernah memperlakukan wanita sebagai kelas dua

12/04/2014 08:09:26 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

5. Buktinya Gereja Katolik menempatkan Bunda Maria pada tempat yang begitu tinggi

12/04/2014 08:09:38 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

6. Tidak ada penghormatan yang begitu tinggi yang diberikan kepada seorang Kudus

12/04/2014 08:09:54 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

7. Justru Bunda Maria menjadi ibu dari Yesus karena ia adalah seorang wanita.

12/04/2014 08:10:14 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

8. Berhenti sebentar! Wanita itu ada hubungannya dengan menjadi seorang ibu. Inilah awal dari kejahatan & dosa dari para pendukung feminisme

12/04/2014 08:10:31 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

9. Wanita tidak mau lagi menjadi seorang ibu. Melahirkan anak dan merawat rumah tangga, bagi feminist, menjadikan wanita kelas dua.

12/04/2014 08:10:44 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

10. Siapa yang mengatakan ini? Maaf, bukan Gereja yang mengatakan bahwa melahirkan anak dan merawat wanita adalah kelas dua

12/04/2014 08:10:54 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

11. Kaum feminist yang merasa demikian dan menuduh Gereja memperlakukan wanita sebagai kelas dua.

12/04/2014 08:11:02 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

12. Melahirkan anak dan merawat rumah tangga adalah tugas yang mulia bukan hanya di hadapan sesama manusia tetapi juga di hadapan Tuhan

12/04/2014 08:11:17 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

13. Jika tidak ada wanita bagaimana bisa ada manusia-manusia yang lain

12/04/2014 08:11:28 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

14. Sekiranya wanita dgn rendah hati tinggal di rumah mengurus dan mendidik anak-anak, merawat rumah tangga, tak akan terdengar hal2 negatif

12/04/2014 08:12:24 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

15. Kaum feminist ingin perempuan sama dgn laki-laki, mereka ingin perempuan bekerja di luar rumah. Kalian membuat kaum perempuan menderita

12/04/2014 08:13:14 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

16. Coba lihat perempuan yang bekerja: mereka sudah capek di tempat kerja, masih harus pulang lagi ke rumah mengurus anak dan suami, rumah

12/04/2014 08:13:36 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

17. Justru kaum feminist menjadikan wanita lain sebagai budak.

12/04/2014 08:13:47 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

18. Dengan semakin banyak wanita bekerja di luar rumah, semakin banyak pula laki-laki yang menganggur.

12/04/2014 08:13:57 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

19. Sekali lagi apakah mengurus rumah bukan pekerjaan?

12/04/2014 08:14:06 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

20. Keistimewaan wanita, karena ia yang mengurus rumah tangga, ia juga yang mempunyai kekuasaan atas penghasilan atau gaji suaminya

12/04/2014 08:14:16 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

21. Jadi para suami, jika kamu sungguh laki-laki, serahkan dan percayakan penghasilanmu/gajimu sama istrimu.

12/04/2014 08:14:26 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

22. Laki-laki bekerja bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk keluarganya (istri dan anak-anaknya)

12/04/2014 08:14:36 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

23. Sungguh betapa mulia dan pentingnya kedudukan seorang ibu rumah tangga.

12/04/2014 08:14:44 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

24. Pembagian tanggung jawab antara laki-laki dan wanita sudah jelas. Perempuan mempunyai wilayah kekuasaan yang berbeda dengan laki-laki.

12/04/2014 08:14:54 WIB
Tweet Katolik @TweetKatolik

25. Kaburnya wilayah kekuasaan dan pembagian tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan juga terbawa ke dalam Gereja

12/04/2014 08:15:06 WIB
Load Remaining (10)

Comment

No comments yet. Write yours!