Konstelasi Politik Pasca Pileg: Ada Yang Gembira, Lega & Kecewa by: @UdaYusuf

Siapa parpol yg gembira? Tentu yg suaranya naik. Siapa parpol yg lega? Parpol yg survive. Siapa yg kecewa? Parpol yg terlalu tinggi berkhayal. Simak!
Politik pileg gembira konstelasi kecewa pasca lega
0
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Selamat malam indonesia. Diskusi santai yuk. Tema politik pasca pileg tampak menarik
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Saya melihat hasil pileg kemarin memberikan 'kelegaan' bagi hampir semua partai politik
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Kita bisa lihat setidaknya ada 4 kelompok partai. Mereka yg bahagia, lega, kecewa, dan menerima
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Mereka yg bahagia adalah pkb dan gerindra. Dua partai ini mengalami peningkatan pesat ketimbang 2009
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Gerindra dgn dana hampir tak terbatas mampu memberikan serangan darat dan udara secara merata
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Di darat mereka gencar buat program di perdesaan. Di udara (dunia maya) mereka secara sistematis mendekati pemilih urban dan muda.
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
PKB saya kira telah secara jitu mengeksploitasi kapasitas magis om rhoma. Rhoma adalah man of the match pemilu 2014
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Tanpa rhoma, saya kira PKB tdk akan mencapai popular vote sebesar ini.
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Kedua adalah mereka yg lega. Ada PKS dan Nasdem.
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
PKS telah membuktikan diri -sekali lagi- sbg partai kader yg solid. Angka 7% yg PKS raih mayoritas dr pemilih setia PKS yg jg kader
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Sbg partai kader tentu tdk mudah bersaing dgn partai massa. Tp PKS msh bertahan meski tak beranjak
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Apresiasi saya berikan kpd Anis Matta yg secara bijak mengelola PKS. Konsolidasi kader berjalan efektif dan wajah baru PKS jg muncul
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Anis mengingatkan kita pada sosok orator jitu yg seharusnya dimiliki seorang politisi. Anis bisa dikatakan salah satu faktor bertahannya PKS
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Sedangkan nasdem yg meraih suara 5-6% di partisipasi pertama nya juga merupakan kejutan. Ia maju tampa tokoh kuat
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Beda dgn demokrat di 2004 yg maju dgn seorang idol bernama SBY. Nasdem bisa dikatakan maju dgn modal kader/caleg dan gempuran media
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Shg bisa kita katakan bahwa nafas Nasdem lbh panjang kedepan. Mereka punya kans jd pemain penting dlm pilpres
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Kelompok ketiga adalah mereka yg kecewa. Yaitu demokrat dan PDIP
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Demokrat kecewa krn suara mereka ambrul adul. Ternyata konvensi capres tdk menyelamatkan wajah mereka
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
SBY sibuk sama pesawat barunya. Syarif hasan kurang canggih di lapanhan. Dan ibas masih blm matang berpolitik
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Akibatkan demokrat gagal recovery pasca kasus korupsi yg berlangsung berentet
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Sedangkan PDIP kecewa krn ternyata jokowow effect tdk mampu naikkan suara pdip secara signifikan.
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
15 % di 2009 dan 19% di 2014. Kenaikan 4% yg disebabkan oleh mesin politik yg bekerja.
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Artinya? Jokowi tdk berikan dampak signifikan utk perubahan suara PDIP
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Nah sisa partai adalah partai yg menerim hasil pileg. Mereka naik tp tdk besar. Jd cukuplah hehe
Ridwansyah Yusuf @udayusuf
Nah menariknya suara partai tengah ini mepet. Bisa jd suara kursinya beda tipis
Load Remaining (9)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.