Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Menjadi Penulis #racauan @deelestari

Sastra menjadi sebuah fenomena menyenangkan di Indonesia. Ia mulai #ngepopRead More
1
Dee Lestari @deelestari

"Ajarin nulis dong." "Gmn sih nulis yg baik?" "Pgn nulis tp ga bisa2." Ini bkn mslh general. Yg tanya & yg jwb hrs ketemu di level yg sama.

26/03/2014 13:00:11 WIB
Dee Lestari @deelestari

Level 1: blm prnh nulis tapi mau bljr. Di sini berguna menulis sebyk2nya, baca sebyk2nya. Kuantitas dulu. Yg dicari wawasan kreatif.

26/03/2014 13:02:02 WIB
Dee Lestari @deelestari

Level 2: sdh menulis tp jarang selesai. Di sini teknik jadi berguna. Menulis dg tujuan, dgn struktur dan kerangka.

26/03/2014 13:04:53 WIB
Dee Lestari @deelestari

Level 3: sdh menulis tp ingin meningkatkan kualitas. Di sini menulis tdk lagi jd perkara mudah. Bukan lg kuantitas. Teknik level presisi.

26/03/2014 13:07:15 WIB
Dee Lestari @deelestari

Jadi pembelajaran menulis memang sebaiknya bertahap. Tergantung kita sdh sampai di mana, dan tujuannya mau ke mana.

26/03/2014 13:08:20 WIB
Dee Lestari @deelestari

Tantangan setiap level beda-beda. Kayak makan Mak Icih. Jangan rakus di awal, jangan pula terlena di akhir. Krn pembelajaran terus berjalan.

26/03/2014 13:10:57 WIB
Dee Lestari @deelestari

Untuk buka wawasan kreatif, baiknya jgn loncat langsung ke menulis karya, tapi melatih pikiran peka dulu pada ide.

26/03/2014 13:12:17 WIB
Dee Lestari @deelestari

Jurnal or diary adlh pelatihan baik di awal. Tapi jgn berhenti di situ. Begitu diary mau jadi buku, tetap harus pakai teknik dan struktur.

26/03/2014 13:13:21 WIB
Dee Lestari @deelestari

Di level 2, penulis sdh mulai ngeblog, self-publish, atau nulis 1-2 buku. Saatnya menajamkan kualitas. Jgn terlena.

26/03/2014 13:14:26 WIB
Dee Lestari @deelestari

Level 3 sbtlnya lbh "bahaya". Penulis sdh ckp mapan, pny pembaca setia. Di sini penulis bs mentok kl berhenti mengembangkan kualitas.

26/03/2014 13:16:09 WIB
Dee Lestari @deelestari

Kl kita sdh tahu sdh smp level mana, kita bs bikin tantangan sendiri. Cth: di level 1, bc 1 buku/minggu, bikin 1 blog +/- 400 kata/minggu.

26/03/2014 13:27:22 WIB
Dee Lestari @deelestari

Di level 2: bikin karya dengan deadline. Contoh populer: gerakan NaNoWriMo (bikin 1 novel +/- 50.000 kata dlm 1 bln)

26/03/2014 13:28:36 WIB
Dee Lestari @deelestari

Di level 3, keluar dr comfort zone. Cerpenis coba jadi novelis. Novelis pendek (<50.000 kata), coba bikin yg >75.000 kata.

26/03/2014 13:30:29 WIB
Dee Lestari @deelestari

@aqkank level 3 biasanya sdh published writer, menulis lebih dari 2 buku.

26/03/2014 13:39:03 WIB
Dee Lestari @deelestari

Btw, klasifikasi 1-2-3 tadi rekaan sy sendiri ya. Bukan harga mati apalagi universal. It's just the way I see it.

26/03/2014 13:34:26 WIB
Dee Lestari @deelestari

Bukan masalah jml katanya, tapi keluar dari comfort zone-nya. Macam2 cara. Bisa juga novelis bljr nulis puisi. @ibnuhabibi

26/03/2014 13:35:38 WIB
Dee Lestari @deelestari

Karena setiap kita melebarkan zona nyaman, ada pergelutan yang jadi potensi untuk belajar hal baru, atau mendalami kualitas.

26/03/2014 13:37:09 WIB
Dee Lestari @deelestari

Demikian meracau siang ini. Semoga bermangpa'at. Pamit masuk ke batcave lagi.

26/03/2014 13:40:30 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!