Kesalahan2 & Dosa2 KPH Ambarkusumo

Silahkan dibaca, protes nanti saja.
0
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Terlalu banyak kesalahan2 ataupun dosa2 yg telah dilakukan oleh KPH Ambarkusumo.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Berikut kami jabarkan berdasarkan sumber2 yg dpt dipercaya dari pihak abdi dalem Pakualaman sendiri.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Mendeklarasikan diri secara sepihak & memaksakan kpd ahli waris yg lain bahwa setuju/tdk setuju tetap tdk bisa menghalangi dirinya bertahta.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Tdk menuntaskan pendidikan dg benar. Sehingga akibatnya adalah begitu dibutuhkan ijazah SLTA sbg syarat mutlak & wajib utk berkompentisi dlm
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
pemilihan Wakil Gubernur DI Yogyakarta, dia memilih utk berbuat curang dg melampirkan copy ijazah palsu pada Pilwagub tsb.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Sangat tega mengkorup uang jatah makanan hewan primata (monyet dsb) utk sbg modal dlm Pilwagub DIY tahun 2001.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Kasus ini sering disebut di Jogja sbg “Kasus Pakan Munyuk”. Dan sgt menggemparkan. Yg lucunya malah menuduh rivalnya yg kuropsi Pakan Munyuk
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Diskotik/klub malam “Papilon” milik Ambarkusumo beberapa kali didemo oleh warga Jogja krn sgt meresahkan & membuat heboh media pd saat itu.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Mengusir anak & istri KPH Gondhokusumo yg merupakan adik kandungnya sendiri dari kediamannya selang 1 minggu stelah KPH Gondhokusumo mangkat
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Selingkuh dg pembantu2nya yg merawat istrinya semasa istrinya (almarhumah) sakit hingga salah satu pembantunya tsb melahirkan seorang anak.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Mempunyai selingkuhan semenjak istrinya msh hidup (sdh rahasia umum di Kepatihan) dg panggilan kesayangan yakni Jinem.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Lama tinggal & kerja di Pelabuhan Tanjung Priok tetapi sering bolak balik Jogja. Dan bikin ulah yg dikenal dg “Kasus Sum Kuning”.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Lalu kemudian lari & menjadikan adik tirinya sbg tertuduh krn adik tirinya memiliki inisial nama yg sama dengannya.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Shg adik tirinya menjadi terperiksa, namun akhirnya adiknya dinyatakan tdk bersalah, krn memang bkn pelaku sebenarnya.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Anak yg durhaka kpd ibunya krn sering menghina ibunya dgn sebutan “Dasar Pembantu” atau “Dasar Anak Dukun” ,
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
krn memang ibunya dulu adalah pembantu sebelum dinikahi oleh Paku Alam VIII.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Durhaka kpd ayahandanya dgn memanggil “Pak Tuwek” alias Pak Tua jika tdk dihadapan ayahnya.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Waktu muda sering mencuri & menjual barang2 antik dan berharga milik Pakualaman.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Setelah bertahta suka menjual asset2 tanah Pakualaman kpd investor, salah satunya investor pasir besi.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Menjadi Wakil Gubernur DIY selama 13 th tdk pernah mengunjungi rakyatnya terutama rakyat Kulon Progo yg notabene adalah rakyat Pakualaman.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Nah itulah kesalahan2 atau dosa2 KPH Ambarkusumo berdasarkan sumber yg dpt dipercaya. Jika tdk percaya, silahkan cek & survey sendiri
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Jika yg bersangkutan protest, silahkan presscon & terangkan satu persatu kpd media & masyarakat luas. Terima kasih & wassalam.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Inilah penampakan KPH Ambarkusumo saat berada di samping Sri Sultan. http://t.co/Tt1jZShWXx
Expand pic
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Panggil ibunya dgn sebutan "Dasar Anak Pembantu" atau "Dasar Anak Dukun"? http://t.co/4RKRVWH3av
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.