0
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
1. Oei Tiong Ham (1866-1924) adalah seorang pengusaha asal Cina #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
2. Dia adalah putra Oei Tjie Sien, pendiri kongsi dagang multinasional Kian-Gwan #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
3. Ia lahir di Semarang, Jawa Tengah, ketika Indonesia masih dijajah #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
4. Ia adalah seorang pengusaha gula yang sukses dan merupakan orang terpandang di Semarang. Bahkan, Belanda pun segan dengannya #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
5. Nama Oei Tiong Ham mulai terkenal ketika ia mendirikan Oei Tiong Ham Concern (OTHC) #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
6. Oei Tiong Ham Concern menjadi perusahaan terbesar di Hindia Belanda pada masa kolonial dan periode awal kemerdekaan Indonesia #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
7. OTHC sendiri merupakan pengembangan dari kongsi dagang Kian Gwan milik ayahnya #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
8. Pada tahun 1890, Oei Tiong Ham mengambil alih operasi Kian Gwan dan mengembangkan usahanya #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
9. Ia mampu mencakupi perdagangan karet, kapuk, gambir, tapioka dan kopi #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
10. perusahaannya jg menangani pegadaian, layanan pos, penebangan & perdagangan opium terbesar di kawasan Asia Tenggara #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
11. Di mata teman sejawatnya, Oei Tiong Ham merupakan orang Tionghoa pertama yang sangat ketat dalam menjalankan bisnisnya #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
12. Semua kegiatan bisnis Oai Tiong Ham selalu diawali dengan kontrak tertulis yang sangat mengikat #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
13. Hal inilah yang membuatnya tidak populer di antara kalangan Tionghoa #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
14. Tapi, keteguhan hatinya untuk tetap menjalankan sistem kontrak tersebut akhirnya berbuah hasil #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
15. Di kala krisis pada tahun 1880-an, ia dgn mudah mengakuisisi pabrik-pabrik yg tidak mampu membayar hutang kepadanya tersebut #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
16. Dari sinilah ia kemudian menjadi raja pabrik gula dengan memiliki lima pabrik sekaligus #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
17. Dalam sepuluh tahun, bisnis Oei Tiong Han melalui OHTC tumbuh dengan sangat cepat#IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
18. bahkan pendapatannya mampu mengalahkan perusahaan-perusahaan besar pemerintah kolonial Belanda #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
19. Ia pun kemudian mampu membuka cabang di London dan Singapura #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
20. Pada tahun 1920, Oei Tiong Ham pergi meninggalkan Semarang yg saat itu sedang bergejolak karena situasi politik di Indonesia #IBiography
IG: warungbukuagama @WarungBukuIslam
21. Ia dan keluarganya kemudian pergi dan menetap di Singapura hingga akhir hayatnya #IBiography

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.