1
Iman Brotoseno @imanbr
Besok 11 Maret. Udah lama tdk buat Seminar imajiner
Iman Brotoseno @imanbr
Berhubung sudah janji, maka saya kembali menggelar ‘ “ Seminar Imajiner paska 11 Maret 1966 “ dan Panitia sudah bolak balik telpon saya...
Iman Brotoseno @imanbr
Panitia menjanjikan honor yg belum dibayar dari Seminar tahun lalu, dilunasi sebelum acara. Demi negeri dan pelurusan sejarah, ya saya manut
Iman Brotoseno @imanbr
Jadi saya datang ke studio TV. Masih pagi, tampaknya sisa acara semalam. Semalam ada peluncuran buku biografi “ Surya Paloh sang Ideolog "
Iman Brotoseno @imanbr
Mahasiswa Univ Bung Karno dan UKI jg hadiri. Mereka yg biasa bertempur, tampak damai. Adem hati saya melihat ini. Panitiapun tergopoh gopoh
Iman Brotoseno @imanbr
Ketua panitia memberikan daftar panelis yg hadir. Khusus Bung Karno & Pak Harto saya yg mengundang. Saya tersenyum, dia menyorongkan amplop
Iman Brotoseno @imanbr
Suasana studio mulai penuh dengan undangan. Bung Karno senyum melihat Satgas PDIP. Disisi kanan ada Aidit sedang bercakap cakap dg Pak Harto
Iman Brotoseno @imanbr
Saya membenarkan posisi clip on. Tampak Jeremy Tety yg hadir di sayap depan, memberikan kode kedipan mata. Saya juga bingun maksudnya apa ?
Iman Brotoseno @imanbr
Selamat pagi hadirin. Saya baru dapat info menarik. Hari ini 11 Maret 2014 Total memberikan campaign gratis 5 liter dlm hari Supersemar !
Iman Brotoseno @imanbr
Pak Harto bisa cerita, ada dengan Total ? Pak Harto : Ini mungkin balas budi dik. Dulu Bung Karno khan mau me-nasionaliasi Prsh minyak asing
Iman Brotoseno @imanbr
Pak Harto meneruskan : saya terbang dg Helikopter ke Istana Cipanas. Saya stop meetingnya Chaerul Saleh. ‘ Tidak boleh ada nasionalisasi ‘
Iman Brotoseno @imanbr
Saya : Rupanya ada balas budi dari korporasi thd negeri yg dikuras SDAnya ya. Baiklah saya tanya ke Bung Aidit setelah gerakan yg gagal itu
Iman Brotoseno @imanbr
Sebelumnya saya jelaskan ke hadirin, Seminar ini justru mengkhususkan apa yang terjadi paska 11 Maret serta beberapa peristiwa yg berkaitan
Iman Brotoseno @imanbr
Aidit : Saya sudah mengungsi ke Jawa Tengah paska gerakan yg gagal itu dengan menumpang pesawat AURI. Saya waktu itu diterbangkan ke Jogja
Iman Brotoseno @imanbr
Aidit : Padahal saya maunya ke rumah tokoh PKI di Jogja. Saya berusaha pulang karena akan ada rapat Kabinet tgl 6 Oktober di Istana Bogor
Iman Brotoseno @imanbr
Karena perwira AURI di Panahan Solo menolak menerbangkan saya, maka saya cuma memberi surat ke Nyoto utk ikut sidang kabinet di Bogor
Iman Brotoseno @imanbr
Saya : Apa isi surat itu ? Aidit : Berisi saran2 thd Bung Karno dalam mengambil langkah langkah kemelut yang terjadi. Suasana makin riuh
Iman Brotoseno @imanbr
Ternyata Chaterine Wilson dan Jenifer Dunn memasuki ruangan. Bung Karno menatap tajam. Saya menarik nafas dan persilahkan dia bicara
Iman Brotoseno @imanbr
Bung Karno : Ya surat dari Aidit tdk saya gubris semuanya. Saya tahu orang2 PKI dibelakang kudeta ini. Saya masih terobsesi ide Nasakom
Iman Brotoseno @imanbr
Bung Karno meneruskan. Saya tahu Angkatan Darat marah dan wibawa saya tidak cukup utk meredam kemarahan mereka atas kematian para jenderal
Iman Brotoseno @imanbr
Soeharto : Kita sangat kecewa kepada Presiden Soekarno, karena sampai hari itu tidak menyebut satu katapun yang mengutuk perbuatan itu
Iman Brotoseno @imanbr
Nyoto : dalam sidang kabinet itu, semua menteri tidak ada yang mau duduk dekat saya. Saya tertekan dan letih. Saya mengatakan dalam sidang
Iman Brotoseno @imanbr
.. bahwa, memang ada oknum2 PKI yang terlibat, tetapi ada oknum oknum CIA. Jenderal Soemitro yang hadir disana kelihatan sangat marah
Iman Brotoseno @imanbr
Kata Nyoto. Matanya Jend Sumitro mendelik ke saya. Tak tahu ia berbisik apa kepada Jenderal Moersyid yang duduk disebelahnya. Nyoto bergidik
Load Remaining (176)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.