Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

SEBERAPA PENTING KAFA'AH ITU? by @Stakof

Chirpified
0
Rumail Abbas @Stakof

Kultweet malem² itu menyalahi mainstream. Tapi tidak melanggar syariat. Jadi tidak dosa. #fatwa

09/03/2014 23:37:59 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Tadi Kangmas @Iqblack_kholidi bilang: “Ada dua budaya eksklusif di Indonesia terkait bangsa Arab dan Tionghoa.”

09/03/2014 23:47:00 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Di akhir prakata, ada pertanyaan dari @Iqblack_kholidi: “Kenapa harus eksklusif?”. Konteks kali ini adalah pernikahan.

09/03/2014 23:47:43 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Dan ternyata bukan hanya Arab & Tionghoa saja, Kangmas @Iqblack_kholidi. Masyarakat Batak pun melakukannya. Dan beberapa keturunan lain ;)

09/03/2014 23:49:49 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Ini catatan saja sih. Karena aku tinggal di Jawa, dan sedikit² baca. Jadi orientasinya aku ke jawa, nanti sampean tambahi, @Iqblack_kholidi

09/03/2014 23:51:08 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Dikisahkan, dari beberapa catatan, seks itu sangat tabu, kecuali dilakukan dalam lembaga yg bernama: PERKAWINAN.

09/03/2014 23:51:49 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Dan sejak Islam datang, makanya masyarakat Jawa tidak bermasalah dengan hal yang bernama “perkawinan” ini.

09/03/2014 23:52:42 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Ternyata masalah tidak berhenti di “satu visi-misi” ini. Karena ada hal penting yang bernama “kafa'ah” (kesejajaran-Arab).

09/03/2014 23:53:27 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Para fuqoha (ahli fiqh) kebanyakan bilang: “Kafa'ah ada hak bagi calon istri dan walinya.”

09/03/2014 23:54:41 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Tradisi (prinsip) Jawa: “Lanang menang milih, wadon menang nolak.” (Lelaki menang dlm hal memilih, perempuan dalam menolak).

09/03/2014 23:55:32 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Pihak istri (begitupun walinya) itu berhak menolak pinangan pria yang tidak “sekufu” (sejajar-sederajat?).

09/03/2014 23:56:29 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kafa'ah aka sekufu aka sejajar itu dalam hal apa sih? Fuqoha memberikan kriteria yang beragam (bisa dicek di fiqh 'ala madzahib al-arba'ah)

09/03/2014 23:57:50 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kafa'ah menurut Hanafi, adalah dalam hal: Nasab (garis keturunan), Islam, Pekerjaan, Kemerdekaan, Keagamaan, dan Kekayaan.

09/03/2014 23:58:34 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kafa'ah (diartikan kesepadanan juga bisa sih) versi Malikiyah: Keberagamaan saja.

09/03/2014 23:59:05 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Sedangkan Syafi'iyah, kafaah itu dalam hal: Nasab, Agama, Kemerdekaan, dan profesi (pekerjaan).

09/03/2014 23:59:47 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kalau dalam konteks KHI (Kompilasi Hukum Islam) di #Indonesia, setahuku tidak ada kriteria kafaah selain dlm hal Agama (mirip Malikiyah)

10/03/2014 00:01:00 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Di Jawa (entah di Batak dll), sampai tahun 1800-an, tidak ada catatan yang “khusus” membahas kafa'ah. Jarang mengaitkannya dg syariat, malah

10/03/2014 00:03:02 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Malahan aku menilainya kurang menghargai aspek syariatnya. Menurutku sih. Iya. Menurutku. Heuheuheu

10/03/2014 00:03:30 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kata dosenku, ada sebuah Serat (aku lupa nama seratnya) yang setidaknya membahas soal konsep Kafa'ah (kesepadanan suami-istri).

10/03/2014 00:04:41 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Tapi aku masih inget kesimpulan serat itu (aku mencatat, soalnya) terkait dengan kesepadanan tadi. Kriteria itu adalah...

10/03/2014 00:05:32 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Bibit (keturunan), Bebet (berdarah mulia), Bobot (kualitas), Tatariman (sifat menerima), Warna (paras), Brana (harta), Wibawa (kewibawaan)..

10/03/2014 00:06:59 WIB
Rumail Abbas @Stakof

...dan Pambeka (perilaku). [NB: huruf “a” di logat Jawa dibaca “o”. Misal: Trima jadi Trimo, Harta jadi (H)arto]

10/03/2014 00:08:15 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Untuk definisi Kafa'ah, aku kutip dari beberapa ulama fiqih (fuqoha) dulu...

10/03/2014 00:10:15 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Abu Zahrah, Aqd Al-Zawaj wa Asurah, h. 185: “Kondisi dmn perkawinan jadi seimbang berdasar aspek² tertentu.”

10/03/2014 00:11:11 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Sayid Sabiq, Fiqh Al-Sunnah, Juz II, h. 36: “Suami-Istri sebanding dalam hal: kedudukan, tingkat sosial, akhlak, dan harta (kekayaan)”

10/03/2014 00:12:17 WIB
Load Remaining (47)

Comment

No comments yet. Write yours!