0
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Sesaat lagi saya akan melanjutkan pembahasan seputar #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Ada 4 sebab mengapa #khawatir manusia bersifat kurang tegas atau memiliki lebih dari satu arti (ishtibah)
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Baru setelah seorang manusia terbebas dari ke4 sebab tersebut, ia dpt memilah antara #khawatir yg baik dan buruk utk dirinya
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Baru setelah itu, ia dapat mengejar #khawatir yg baik dan berlari meninggalkan #khawatir yg buruk
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Sebab 1: lemahnya keyakinan ttg hal2 yg berhubungan dgn akhirat, atau lemahnya keyakinan ttg mereka yg membawa berita ttg akhirat. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Sebab 2: kurangnya ilmu yg menyampaikan seseorang pf pemahaman yg benar ttg jiwanya sendiri dan atribut2 kejiwaannya. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Karena kurangnya ilmu, seseorang terkadang tak memahami dirinya sendiri. Ia tak tahu bahwa jiwanya haus kebajikan dan keindahan. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Karena kelemahan ilmu tsbt, ego manusia mengalami kebingungan; mana yg baik dan mana yg buruk utk dirinya. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Sebab 3: mengejar hawa nafsu, kendati ia tahu bahwa pengejaran tersebut menjerumuskan dirinya. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Ego seorang manusia terkadang mencengkeram dirinya, sehingga akal sehatnya tak lagi memiliki kendali. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Ego yg demikian, adalah ego yg belum diikat dengan ketaqwaan. Taqwa berasal dr kata wiqayah (perlindungan). #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Taqwa melindungi seorang manusia dari dirinya sendiri. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Tanpa ketaqwaan, ego manusia menerjang bebas, melintas batas kewajaran dan memperbudak tubuh dan akal sehat. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Kekuatan ego mematikan pijaran cahaya hati. Tanpa cahaya tsbt, akal tak lagi dapat berpikir jernih. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Sebab 4: cinta berlebihan pd dunia. Dlm pandangannya hanya ada status dan materi keduniaaan. Akal dan jiwa akhirnya kehausan. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Seorang yg cinta berlebihan pd dunia hanya menyibukkan dirinya utk mengejar kekayaan dan kehormatan di mata manusia. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Yg demikian juga akhirnya memperbudak akal dan jiwa yg tak lg berkembang. Akal dan jiwa hanya mengikuti keinginan khalayak. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Inilah 4 sebab yg menjadikan #khawatir manusia tak jelas dan mutashabih (memiliki lebih dari dua makna/arti)
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Karena #khawatir tak memiliki arti/makna yg tetap, #khawatir hanya akan menimbulkan kebingungan dlm diri manusia.
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Ada perbedaan mendasar antara ilmu dan keyakinan. Ilmu adalah pemahaman emphatis yg terkait dengan fakta. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Keyakinan adalah kesejukan yg timbul sebagai buah dari ilmu yg benar dan berakar di hati. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Ada jg perbedaan antara (1) mengikuti hawa, (2) cinta dunia, dan (3) atribut jiwa, seperti yg telah saya sebutkan sebelumnya. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Perbedaannya, atribut jiwa adalah prinsip aksi (mabadi al-af’al), sedang mengejar hawa nafsu dan dunia adalah aksi (af’al). #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Juga ada perbedaan antara mengejar hawa nafsu dan cinta dunia. #khawatir
Ismail Fajrie Alatas @ifalatas
Seorang yg cinta dunia akan mampu bekerja utk dunia, walaupun ia harus berpuasa dari makanan, minuman, dan hubungan seksual. #khawatir
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.