5
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Teman2 semua, saatnya saya bikin kultwit nih.... Jreng... jreng... jreng (ga mo niru eng ing eng nya TM2000 deh).
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
Kasus Perebutan Tahta di Puro Pakualaman Diibaratkan Seperti Cerita Epos MAHABHARATA di zaman modern ini.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
1. Perpecahan antara pewaris tahta KGPAA Paku Alam VIII Al Haj adalah antara pihak para pangeran dari Ibu KRAy. Hj. Retno Ningrum dan ...
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
2. pihak para pangeran dari Ibu KRAy. Purnomo Ningrum.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
3. Entah suatu kebetulan atau apa, para pangeran dari ibunda KRAy. Hj. Retno Ningrum tdd 5 org putra. Mirip seperti gambaran 5 org Pandawa.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
4. Kelima pangeran tsb adalah : KPH. H.Probokusumo, KPH. H.Anglingkusumo, KPH. H.Songkokusumo, KPH. H.Ndoyokusumo, dan KPH. H.Widjojokusumo.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
5. Smentara para pangeran dari Ibu KRAy. Purnomo Ningrum bs diibaratkan sbg para Kurawa. Dgn KPH Ambarkusomo selayaknya sbg tokoh Duryudana.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
6. KPH Tjondrokusumo sebagai Dursasana. Sementara Sengkuni diperankan oleh para Hudyana, sehingga jumlahnya 100-an.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
7. Di dlm cerita tSB para pandawa kalah taruhan hingga 2 kali krn kelicikan para kurawa dibantu Sengkuni,
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
8. sehingga pandawa harus mengasingkan diri selama 12 tahun ditambah 1 tahun menyamar.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
9. Hal itu spt tdk sengaja terjadi waktu pertarungan perebutan tahta, yang mana pada pihak pangeran dari KRAy. Hj. Retnoningrum dikalahkan
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
10. dengan cara licik oleh oknum2 dari pihak KRAy. Purnomoningrum.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
11. Dimana pada waktu itu para pangeran dari pihak KRAy. Purnomoningrum yakni KPH Ambarkusumo, KPH Gondhokusumo, KPH Tjondrokusumo
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
12. ... dan KPH Indrokusumo dibantu dengan kelicikan Sengkuni yakni para Hudyana.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
13. Lalu pertarungan yang kedua adalah pada waktu pemilihan Wakil Gubernur DIY. Yang mana terjadi pertarungan antara KPH Ambarkusumo dengan
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
14. .. KPH Anglingkusumo. Dan dimenangkan dengan licik oleh KPH Ambarkusumo dengan money politic bermodalkan “pakan munyuk”.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
15. Pakan munyuk yakni pristiwa dikorupsinya uang jatah makan monyet di Bonbin Gembiraloka. Yg mana Gembiraloka dpimpin oleh KPH Ambarkusumo
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
16. Selain dimenangkan dgn money politik “kasus pakan munyuk”, KPH Ambarkusumo jg memenangkan dg bermodalkan ijazah SLTA yang palsu.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
17. Kejadian pertama terjadi tahun 1999 dan kejadian kedua tahun 2001. Jadi jika dihitung maka 2001 + 12 + 1 = 2014.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
18. Maka diperkirakan 2014 inilah akan tjd Perang Khurusetra antara pihak KRAy. Hj. Retnaningrum (Pandawa) dgn KRAy. Purnomoningrum (Kurawa)
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
19. Dalam cerita Mahabharata para Pandawa mencari sekutu sehingga mendapat bantuan dari banyak kerajaan.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
20. Demikian pula yang dilakukan oleh para pangeran dari pihak KRAy. Hj. Retnoningrum yang dipimpin KPH. H. Anglingkusumo sekarang.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
21. KPH. H. Anglingkusumo saat ini sdh mendapatkan banyak bantuan dari pada sekutunya yaitu dari kerajaan2 lain yang ada di Nusantara ini.
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
22. Itulah sekelumit gambaran yang memang secara tidak sengaja tergambar. Semua mungkin serba kebetulan,
Peduli Jogja @Peduli_Jogja
23. tapi entah apakah akan terjadi Pertarungan di Puro Pakualaman seperti epos Mahabharata? Sama-sama kita lihat bagaimaa nantinya.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.