2
KartuPos @KartuPos
Mau cerita-cerita dikit ah, sudah lama kayaknya gak cerita-cerita.
KartuPos @KartuPos
Jadi 2 minggu lalu diundang @XL123 buat jadi salah satu pembicara di temu traveler. Bingung mau ngomong apa, masa Aurora Borealis lagi :)
KartuPos @KartuPos
Setelah dipikirkan kyknya akan berguna kl sharing soal pengalaman menghasilkan. Judul presentasinya Traveling = Spend money to make money.
KartuPos @KartuPos
Sekarang mau cerita dikit bagaimana kamu juga bisa menghasilkan uang dari traveling kamu. Mau gak? :))
KartuPos @KartuPos
Hahaha, boleh nanti kamu yg cerita ya :)) RT @cibilicious: KartuPos jualan tongsis pas ke luar negeri, bisa ngga jadi cerita gitu? :)))
KartuPos @KartuPos
Sebenernya ide menarik tuh jualan tongsis di luar negeri. Mmmmm, hmmmm. #losfokeus
KartuPos @KartuPos
Anywaaay, gini cara termudah menghasilkan itu adalah sharing pengalaman travelmu dalam berbagai format.
KartuPos @KartuPos
Pasti semua yang traveling sebagian besar akan sharing lewat twitter atau Instagram or socmed lain ya. Tulis caption dll. Sepele itu sih :)
KartuPos @KartuPos
Nah, berawal dari sharing ke socmed mulai coba jg nulis blog yang agak panjang. Kalau sudah nulis blog lebih gampang dibawa ke editor media.
KartuPos @KartuPos
Bahkan yang gak biasa nulis banyak, sekarang ada rubrik @kompasklass di harian Kompas yang memunculkan cerita travel dr foto2 Instagram.
Astrid Puji (林善贞 ) @_astridputri
@KartuPos Agust lalu kllg KL-Johor-SG ke bbrp mall foto2 brg2 yg sale lsg psg DP BBM tny sapa yg mau titip,alhasil balik modal tiket plg :P
KartuPos @KartuPos
Ini contoh foto2 Instagram KartuPos dari Iceland kemudian ditambah tulisan 2 paragraf yang dimuat @kompasklass. http://t.co/dgRDB30I4g
Expand pic
KartuPos @KartuPos
Kalau bisa menulis lebih banyak dari 2 paragraf, banyak banget media yang mencari tulisan travel loh. Latihan dulu saja lewat blog misalnya.
KartuPos @KartuPos
Gimana cara menghubungi editor medianya kak? Mungkin kalian nanya. Gampang banget kok...
KartuPos @KartuPos
Biasanya di halaman-halaman awal majalah ada kolom nama2 editor, di situ biasa ada kontak emailnya juga :) Coba aja email. Gak ada ruginya.
KartuPos @KartuPos
Atau kalau media tadi ada akun twitternya, mention saja tanya bagaimana kalau mau jadi kontributor tulisan. Ada yang akan jawab, ada yg gak.
KartuPos @KartuPos
Tapi kalian gak akan tahu kalau tidak mencoba menghubungi editor-editor itu sendiri.
KartuPos @KartuPos
Nanti kalau tulisan pertama sudah dimuat, biasanya berikutnya akan lebih mudah. Karena kamu sudah punya portfolio contoh tulisan.
KartuPos @KartuPos
Kalau belum ada portfolio tulisan yang dimuat, di dalam email bisa sertakan tulisan di blog atau tulisan yang mau kamu terbitkan.
KartuPos @KartuPos
Jika sudah punya beberapa tulisan, kamu akan punya portfolio tulisan yang harus disimpan. http://t.co/CWY1TOxo0E
Expand pic
KartuPos @KartuPos
Pada akhirnya kalau sudah ada beberapa tulisan yang dimuat media cetak, kamu sudah bisa mendapatkan banyak hal dari situ. Bukan cuma honor.
KartuPos @KartuPos
Dengan tulisan-tulisan yang ada kamu bisa menghubungi tourism board, hotel, atraksi wisata untuk mereview negara/tempat2 wisata dan macam2.
KartuPos @KartuPos
Tentunya gak semua bisa didapatkan cuma-cuma dari portfolio tulisan, tapi yang jelas banyak badan wisata yang mau memberikan itu.
KartuPos @KartuPos
Sama seperti menghubungi editor media, untuk menghubungi badan turisme, biasanya ada contact email di situs mereka atau mention twitter mrk.
KartuPos @KartuPos
Jadi daripada hanya sibuk update status socmed, keahlian update status bisa dialihkan untuk menulis pengalaman travel plus foto2nya.
Load Remaining (30)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.