"Mengenal Guidance system pada SAM by @TweetMiliter"

Pembahasan singkat tentang Sistem-Sistem Pemandu yang digunakan oleh Rudal Pertahanan Udara jarak jauh
radar system MISSILE guidance military
0
Tweet Militer @tweetmiliter
okelah, Fox bakal membahas Guidance system buat Long Range SAM kalau begitu
Tweet Militer @tweetmiliter
SAM atau Surface to Air Missile atau rudal darat ke udara merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dari angkatan bersenjata masa ini
Tweet Militer @tweetmiliter
Diawali oleh Jerman yang pada waktu perang dunia ke II mengembangkan SAM seperti Wasserfall dan Reintocher pada tahun 1944-1945
Tweet Militer @tweetmiliter
yang sayangnya kedua sistem SAM ini tidak sempat digunakan untuk melawan bomber-bomber sekutu.
Tweet Militer @tweetmiliter
Perkembangan teknik pemanduan SAM pun juga konstan mengalami kemajuan yang dimulai dari teknik sederhana yaitu Command guidance
Tweet Militer @tweetmiliter
Command guidance adalah sistem dimana rudal dikendalikan oleh platform peluncur melalui kabel/antenna dengan update posisi target ke rudal
Tweet Militer @tweetmiliter
dengan update posisi target ke rudal dapat secara otomatis melalui radar atau manual dengan mata penembak dan tongkat kendali.
Tweet Militer @tweetmiliter
Sementara pada dekade 1950-1960'an mulai diperkenalkan SAM dengan teknik pengendalian dengan Semi-Aktif dan Aktif dengan menggunakan radar
Tweet Militer @tweetmiliter
contoh aplikasi pengendalian dengan radar seperti pada RIM-8 Talos, Bristol Bloodhound, Boeing CIM-10 BOMARC, S-200 Angara dan 2K12 Kub.
Tweet Militer @tweetmiliter
Teknik pemanduan semi-aktif dan aktif ini relatif lebih kompleks dan mahal daripada pemanduan dengan komando (command guidance)
Tweet Militer @tweetmiliter
namun lebih menguntungkan untuk aplikasi hanud jarak menengah atau jauh dan relatif lebih tahan terhadap upaya upaya jamming dari musuh
Tweet Militer @tweetmiliter
Dari teknik-teknik pemanduan sistahanud jarak jauh diatas.. ada tiga teknik yang dikembangkan pada dekade akhir 1950'an hingga dekade 1990an
Tweet Militer @tweetmiliter
Mereka adalah TVM, SAGG dan GAI yang digunakan pada hanud jarak jauh seperti RIM-50 "Typhoon" MIM-104 Patriot dan keluarga S-300P dan S-300V
Tweet Militer @tweetmiliter
Dalam bahasan ini ketiga teknik tersebut akan diuraikan satu per satu..yang diawali dengan TVM dan SAGG.
Tweet Militer @tweetmiliter
kedua sistem pertama, yaitu TVM dan SAGG merupakan singkatan dari TVM (Track Via Missile) dan SAGG (Seeker Aided Ground Guidance).
Tweet Militer @tweetmiliter
Kedua teknik pemanduan ini ( TVM dan SAGG ) adalah serupa namun ada perbedaan yang membuat kedua teknik ini dapat dibedakan satu sama lain.
Tweet Militer @tweetmiliter
Sejarah teknik pemanduan TVM dimulai pada dekade 1950'an oleh Amerika Serikat dengan program rudal RIM-50 Typhoon dan Radar A/N-SPG-59
Tweet Militer @tweetmiliter
program rudal RIM-50 Typhoon dan Radar A/N-SPG-59 ini diuji coba pertama kalinya pada tahun 1959 di kapal perang USS Norton Sound.
Tweet Militer @tweetmiliter
Sementara untuk teknik pemanduan SAGG sejauh ini diawali oleh Rusia pada pengembangan sistem hanud S-300
Tweet Militer @tweetmiliter
diawali dengan varian S-300PS yang memasuki Status Operasional pada tahun 1982
Tweet Militer @tweetmiliter
Sebenarnya diharapkan skema SAGG ini dapat digunakan pada varian awal S-300 yaitu S-300PT Biryuza
Tweet Militer @tweetmiliter
namun karena adanya kendala teknis dengan demikian S-300PT hanya menggunakan Command Guidance dengan rudal 5V55K berdaya jangkau 47 Km.
Tweet Militer @tweetmiliter
Pada prinsipnya pemanduan dengan teknik TVM merupakan "gabungan" antara teknik pemanduan komando (Command Guidance) dengan Semi-Aktif
Tweet Militer @tweetmiliter
dimana rudal dilengkapi dengan kepala pandu (seeker) semi aktif akan menerima pantulan balik dari radar komando serang / Engagement Radar
Tweet Militer @tweetmiliter
lalu mentransmisikan data tersebut kembali ke radar. kemudian Radar komando serang kemudian akan memproses data tersebut
Load Remaining (59)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.