0
Jilbab Stories @JilbabStories
1. Bismillah. Assalamu’alaikum sahabatku. Mungkin ada keraguan diantara sahabatku semua ketika ingin berobat ke dokter laki-laki.
Jilbab Stories @JilbabStories
2. Sebenernya, boleh ga sih kita wanita berobat ke dokter laki-laki karena biasanya harus membuka aurat kita di hadapannya?
Jilbab Stories @JilbabStories
3. Sahabatku, sesungguhnya wanita adalah aurat dan tempat kepuasan kebutuhan bilogis laki-laki.
Jilbab Stories @JilbabStories
4. Karena itu dalam segala kondisi tidak diperbolehkan baginya utk mengizinan laki-laki membukanya walaupun utk tujuan pengobatan. TAPI -->
Jilbab Stories @JilbabStories
5. Tetapi jika tidak ditemukan seorang dokter wanita yang diperlukan maka diperbolehkan baginya untuk berobat kepada dokter laki-laki,
Jilbab Stories @JilbabStories
6. Hal ini lebih mirip dengan keadaan darurat tetapi harus tetap terikat dengan aturan-aturan yang jelas.
Jilbab Stories @JilbabStories
7. Oleh karena itu, para ahli fiqih berkata, keadaan darurat memperbolehkan untuk melakukan suatu hal sesuai dengan sekedar kebutuhan.
Jilbab Stories @JilbabStories
8. Maka, seorang dokter laki-laki tidak diperbolehkan untuk melihat atau memegang aurat pasien wanitanya yang TIDAK DIBUTUHKAN!
Jilbab Stories @JilbabStories
9. Perhatikan lagi! Wanita tersebut harus untuk menutup segala sesuatu yang tidak diperlukan untuk dibuka ketika berobat.
Jilbab Stories @JilbabStories
10. Meski wanita dihukumi sebagai aurat, sesungguhnya aurat wanita bermacam-macam tingkatannya.
Jilbab Stories @JilbabStories
11. Di antaranya ada aurat berat dan ada aurat yang lebih ringan darinya.
Jilbab Stories @JilbabStories
12. Demikian pula sakit yang diderita oleh wanita, ada sakit yang berbahaya yang tidak boleh ditunda pengobatannya
Jilbab Stories @JilbabStories
13. Dan ada pula penyakit biasa yang tidak berbahaya apabila pengobatannya ditunda hingga mahramnya hadir untuk menemaninya berobat.
Jilbab Stories @JilbabStories
14. Atas dasar semua itu maka berdua-duan dengan wnaita selain mahram adalah haram secara syara'
Jilbab Stories @JilbabStories
15. Maka harus hadir seseorang bersama keduanya baik suaminya ataupun salah satu mahramnya yang laki-laki.
Jilbab Stories @JilbabStories
16. Dan apabila tidak bisa menghadirkan mahram sedangkan sakitnya membahayakannya dan pengobatannya tidak biasa ditunda-tunda lagi, ...
Jilbab Stories @JilbabStories
17. maka paling tidak harus dengan kehadiran seorang perawat wanita untuk menjaga agar tidak terjadi 'khalwat' yang terlarang.
Jilbab Stories @JilbabStories
18. [Fatawa wa Rasailusy Syaikh Muhammad bin Ibrahim, 10/12]
Jilbab Stories @JilbabStories
19. Jadi sahabatku, tidak apa-apa wanita pergi ke dokter laki-laki jika tidak ada dokter wanita
Jilbab Stories @JilbabStories
20. Para ahlul ilmi menyebutkan bahwa hal itu tidak apa-apa.
Jilbab Stories @JilbabStories
21. Ia boleh membukakan bagian tubuhnya yang perlu diperiksa kepada dokter yang memeriksanya. HANYA SAJA -->
Jilbab Stories @JilbabStories
22. Hanya saja harus disertai dg mahramnya dan tidak bolehkhulwah (hanya berduaan) dengan dokter tersebut, karena khulwah itu hukumnya haram
Jilbab Stories @JilbabStories
23. Para ahlul ilmi telah menyebutkan bahwa dibolehkannya yang seperti ini karena haramnya itu haram perantara,
Jilbab Stories @JilbabStories
24. sementara sesuatu yang diharamkan karena pengharaman perantara antara dibolehkan saat dibutuhkan.
Jilbab Stories @JilbabStories
25. [Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin, juz: 2, Hal. 856]
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.