"Menelisik Karakteristik Pemilih Dalam Pemilihan Caleg/Capres" by @AddeLeandro

society
1
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Saya mau cerita tentang karakteristik pemilih saat mereka menentukan pilihan pada sebuah pemilihan kandidat.
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Saya ingat pada th 2004, sy berbincang dgn uwak saya yang bilang "ah sekarangmah pilih SBY aja. Dia hebat lho".
Iwan Sumule @IwanSumule_86
lalu saat saya tanya apa hebatnya SBY, si iwa agak gelagapan menjawab "hebat, liat aja body-nya bagus, gagah, sangat cocok jd presiden"
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Cerita yg mirip tadi sore saa dengar dr obrolan tetangga dimana seorang dr mrk berkata "Alus euy Jokowi". kemudian yang lain membantah lucu
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Jwbn lucu tsb adalah "bagus apanya? Jokowi itu kurus dan muka kampung. Nggak cocok jd presiden"
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Kedua ilustrasi di atas adalah realitas pemilih kita yg sangat memprihatinkan. Keduanya bukan contoh pemilih dgn pertimbangan yg matang
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Richard Lau at Rutgers & David Redlawsk (IOWA) mengembangkan pengelompokan pemilih ke dlm 4 model berdasarkan kebiasaan dan karakteristiknya
Iwan Sumule @IwanSumule_86
RATIONAL VOTER; pemilih yg secara aktif menggali info kandidat baik positif maupun yg negatif sebagai bahan pertimbangan menentukan pilihan
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Pemilih ini mempertimbangan baik buruknya pilihan atas dasar logika sehingga tak terafiliasi dgn partai. Mrk dinamis dr waktu ke waktu
Iwan Sumule @IwanSumule_86
PASSIVE VOTER: mrk memilih atas dasar afiliasi mrk dgn kepartaian. Sikap rasional mrk dibatasi oleh kepartaian dan jd dinamisasi internal
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Mrk hanya menggali informasi yg sifatnya menguatkan pilihan mrk. Kritik atas pilihan mrk cenderung tertutup bahkan tak kritis thd pilihannya
Iwan Sumule @IwanSumule_86
FRUGAL VOTER: Mrk memilih hanya berdasar sebuah isu yg sedang berkembang tanpa mengetahui lbh lanjut kebenaran isu tersebut
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Misalnya mrk yg memilih krn kenaikan gaji, money politik, isue hebat ttg seseorang, penurunan harga BBM dll. mrk dibatasi pada 1 alasan
Iwan Sumule @IwanSumule_86
INTUITIVE VOTER: mrk memilih berdasarkan bbrp informasi yg sebenarnya absurb atau tak cukup untuk jd bahan pertimbangan memilih kandidat
Iwan Sumule @IwanSumule_86
mrk blh dikatakan pemilih rasional pada tingkat yg rendah. Umumnya mrk memilih krn arus trend sbg alasan saat mrk menentukan pilihan.
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Pemilih rasional berasal dr kelompok masyarakat yg mempunyai pendidikan yg bagus. Mrk yg mampu menganalisis baik buruknya sebuah pilhan
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Wawasan dan rasionalitas mrk menuntut sebuah parpol/kandidat utk melakukan pendekatan2 faktual, berbasis data yg disampaikan secara objektif
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Ukuran fakta dan data mengenai kinerja dan peran kandidat/parpol sangat penting bagi kelompok ini utk kemudian mrk menjatuhkan pilihan
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Pemilih passive merupakan unsur pemilih campuran baik secara pendidikan maupun ekonomi yg menyatakan diri terafiliasi dgn kelompok parpol
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Kesamaan tujuan, ideologi dan keuntungan politik merupakan pertimbangan mrk saat mrk bergabung dgn sebuah partai atau kandidat
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Pendekatan pemeliharaan suara mrk dlm sebuah parpol tentu didasarkan pada kepentingan mrk saat menyatakan diri jd bagian parpol
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Pemilih frugal umumnya berasal dr kelompok masyarakat menengah ke bawah dgn strata ekonomi & pendidikan medioker tp terbiasa dgn informasi
Iwan Sumule @IwanSumule_86
kelompok pemilih ini tiap hari menyerap informasi. Tp latar belakang pendidikan & ekonomi mrk yg biasa2 saja membuat mrk mudah terpengaruh
Iwan Sumule @IwanSumule_86
Sehingga isu2 sederhana yg trus menerus diulas media akan membentuk persepsi di kalangan ini sbg pertimbangan untuk menentukan pilihan
Load Remaining (9)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.