0
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
1.sebutan nakal muncul dikala anak melanggar aturan.baik itu aturan agama maupun norma yg berlaku di masyarakat #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
2.tidak bisa menyebut anak nakal sebelum anak diberikan pendidikan tentang aturan dan norma yg berlaku. #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
3.kewajiban pertama dan utama bagi orang tua untuk memberikan pendidikan agama dan norma yg berlaku di masyarakat kpd anak #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
4.selain itu peran sekolah,terutama guru jg harus menguatkan apa yg telah diajarkan ortu anak dirumah tentang aturan agama&norma td #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
5.masyarakat jg hrus terlibat dlm pendidikan norma kpd anak.perlu pula pensuasanaan lingkungan masyarakat yg religius sbg penguatan #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
6.negara jg berperan vital untuk menjaga perilaku anak dgn media yg sejalan untuk menguatkan ketaatan anak kpd agama & norma yg ada #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
7.ketika pendidikan semacam itu sudah dilakukan oleh ortu,sekolah,masyarakat dan negara maka anak akan paham aturan agama & norma #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
8.ketika anak melanggar aturan agama/norma maka anak siap dgn konsekwensinya, termasuk predikat nakal tsb #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
9.ketika anak masih saja nakal berarti memang ada masalah dgn anak tadi.entah karena tidak paham/memang mau membuat sensasi #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
10.banyak kasus kenakalan remaja skrg adalah cari perhatian dan eksistensi diri.maka terlihat jelas bahwa anak tdk paham #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
11.ketidakpahaman anak terlihat dari cara yg salah untuk mengaktualisasi diri.tidak dengan cara yg baik & benar menurut agama&norma #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
12.sehingga anak cenderung melakukan hal negatif karena anak tidak pernah paham tentang aturan agama/norma yg ada #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
13.apalagi negara terkesan membiarkan aturan agama dilanggar dan norma yg ada dibiarkan,masyarakat jg melakukan hal serupa #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
14.hal ini diperparah dengan adanya sikap tidak peduli guru maupun sekolah bahkan orang tua tidak peduli, shg kenakalanpun terjadi #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
15.penambahan jam agama ataupun ekskul pramuka dsb adalah langkah terlambat dan parsial,tidak menyentuh akar masalah yg ada #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
16.optimalisasi peran ortu dan guru,melakukan pembinaaan dan pendampingan tentang aturan agama&norma kpd remaja #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
17.pendampingan kpd anak remaja cukup sulit,tp bisa dilakukan.Building trush & building need.Bangun kepercayaan anak kpd ortu/guru #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
18.kepercayaan anak/guru harus dibangun,agar anak nyaman.selain itu bangun pula anak butuh kpd ortu/guru agar selalu dihargai #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
19.masa remaja memang masa dimana anak mencari jati diri dan anak merasa paling benar dan ingin diakui.maka hal tsb harus diarahkan #twitedu
Wijaya K Santoso @wijaya_kurnia19
20.anak harus didengar, ortu dan guru harus proaktif untk mencari tahu masalah yg dihadapi anak serta pahami sikap anak tsb #twitedu

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.