0
@paulus_sss
Takdir... Dari awal registrasi account belum pernah nyinggung2 masalah takdir... Siapa sajakah yang mempercayai takdir itu?
@paulus_sss
Semua manusia yang beragama pasti mempercayai takdir... Hanya Atheis saja yang tak mempercayai takdir...
@paulus_sss
Jika seseorang yang tidak pernah mempercayai takdir maka benar apa yg dikatakan @Zaenal_DD "Kemarin itu tidak ada, besok pun tidak ada".--,
@paulus_sss
Salah satu kesalahan yg mendasar dalam memahami Takdir adl mencoba melihatnya dari sudut pandang Tuhan. --,
@paulus_sss
Kita membanyangkan bahwa kita adalah Tuhan dengan segala keMahaTahuan-Nya, padahal kita tak pernah bs keluar dr "Ruang & Waktu". --,
@paulus_sss
Bahkan untuk sekedar melihat alam semesta yang kita tempati. Apalagi berkhayal mjd Tuhan yang Maha Tau. --,
@paulus_sss
Teori2 "Ruang & Waktu" yang berkembang sejak era klasik sd sekarang sebenarnya baru "menebak-nebak" bentuk alam semesta. --,
@paulus_sss
Dulu tebakan Newton dianggap benar sepenuhnya, Trnyata Albert Einstein menemukan klemahan yg mendasar shg org lbh memilih teori Einsteinian,
@paulus_sss
Dalam memahami alam semesta secara lebih holistik dalam ruang-waktu yg variable. Tapi.... --,
@paulus_sss
Jangan salah, teori Einstein pun ternyata memiliki kelemahan mendasar dalam memahami ruang-waktu, yakni:
@paulus_sss
Ketika di 'cross' kan dengan fakta 'interaksi real-time' antar partikel dengan fakta 'interaksi real-time' antar particel subatomic...>
@paulus_sss
... Dalam ruang-waktu alam semesta. Teorinya menjadi runtuh bertabrakan dengan postulatnya sendiri bahwa:
@paulus_sss
Kecepatan tertinggi di alam semesta adalah cahaya. Dengan kata lain rumus Einstein tdk bisa lagi digunakan u/ mnjelaskan scr 'HOLISTIK'...>
@paulus_sss
... Tentang ruang-waktu dimana segala peristiwa terjadi di dalamnya. Jika teori ini digunakan o/ penganut atheis, so? Hehe jilat siku aja ya
@paulus_sss
Pemahaman 'Takdir' berdasarkan teori Einstein dengan sendirinya tidak lagi valid secara holistik dan hanya bisa digunakan scr 'persial'.
@paulus_sss
Jika ada yg memahami alam semesta sbg time-space block Einsteinian,
@paulus_sss
Ia hanya akan menghasilkan sudut pandang persial dalam memahami terjadinya peristiwa didalam universe.
@paulus_sss
Justru karena itulah 'KAMI' (saya dan anonymous) mengelaborasi teori yg lebih baru, yakni teori Holografik.
@paulus_sss
Dimana teori ini dimunculkan untuk mengatasi kelemahan teori Einstein dlm hal interaksi real-time tersebut.
@paulus_sss
Sayangnya Kebanyakan Atheis malah mundur lagi ke teori Einsteinian sehingga tidak ketemu frame yg sama.
@paulus_sss
Padahal jika para Atheis mau menggunakan pijakan Holografik, sangat jelas dan tak perlu penjelasan mengenai takdir dan kehendak.
@paulus_sss
Segala peristiewa ini adalah proyeksi holografik dari sebuah realitas tunggal yg ada di dimensi lebih tinggi baik berupa peristiwa/kehendak.
@paulus_sss
Cobalah bayangkan ada 2 benda langit yabg berjarak 1Miliar tahun cahaya. Itu artinya:
@paulus_sss
Proses interaksi antara kedua benda langit membutuhkan waktu slama 1miliar tahun. Right?
@paulus_sss
Adakah di twitland ini akun yang benar2 Atheis? Jika ada, Semoga sedikit pertanyaan dari "KAMI" ini akan terjawab dengan Sains mereka...
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.