1
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
1.“Keledai pun tak akan mau terperosok ke dalam lubang yang sama sampai dua kali!”
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
2.Itulah peribahasa yg cukup sering kita dengar utk menggambarkan tidak ada orang normal yg mau melakukan kesalahan yg sama sampai dua kali,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
3.kecuali dia lebih bodoh daripada keledai.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
4.Namun, di dalam kenyataannya di Indonesia malah cukup sering terjadi pemerintah melakukan kesalahan yang sama
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
5.bahkan lebih dari dua kali dalam kenjalankan suatu kebijakan rutin tertentu.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
6. Ironisnya, mereka yang seharusnya bertanggung jawab karena kewenangannya, yakni menteri-menterinya tetap bisa langgeng jabatannya
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
7.karena tidak dijatuhkan sanksi apapun oleh sang Presiden.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
8.Ini juga sebenarnya merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terus terulangnya kesalahan yang sama itu setiap tahun,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
9.karena menteri-menteri itu tidak perlu merasakan takut dengan sanksi seperti itu.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
10.Sebagai contoh bagaimana persoalan yang sama terus berulang setiap tahun di dunia pendidikan nasional dengan problem ujian nasionalnya,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
11.masalah kelangkaan dan persoalan kenaikan harganya yang melebihi kewajaran setiap tahun di pasaran
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
12.terhadap daging sapi, beras, bawang putih, cabe, dan kedele.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
13.Fenomena ini pun terjadi di saat-saat menjelang Pemilu, antara lain yang saat ini paling dibicarakan mengenai data-data kependudukan
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
14.bagi mereka yang berhak memilih, yang disebut Daftar Pemilih Tetap (DPT). Seperti DPT Pemilu sebelumnya (2004 dan 2009),
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
15.DPT Pemilu 2014 kali ini pun berlarut-larut dengan masalah akurasi data.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
16.Sampai-sampai membuat @KPU_RI harus menunda pengumuman penetapan data DPT itu sampai dua kali.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
17.Setelah ditunda dua kali, pada pengumuman penetapan DPT Pemilu 2014, Senin, 4 November 2013 pun sebenarnya DPT itu masih bermasalah.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
18.Seharusnya, @KPU_RI menunda lagi pengumuman DPT itu.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
19.Karena sampai saat ini, masih ada 10,4 juta data pemilih yang bermasalah (belum memiliki NIK = Nomor Induk Kependudukan,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
20.NIK ganda, dan NIK yang tidak sesuai dengan orangnya).
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
21.Tetapi, dengan alasan sangat tidak baik menunda pengumuman yang teramat sangat penting itu sampai tiga kali,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
22.dan alasan biaya yang akan semakin membengkak,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
23.KPU terkesan memaksa diri untuk tetap mengumumkan DPT Pemilu 2014 itu dengan “menghibur atau menipu diri sendiri”
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
24.bahwa masalah NIK itu akan diatasi dalam kurun waktu satu bulan kemudian. Padahal mereka tahu itu tak bakalan tercapai.
Load Remaining (120)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.