Belajar dari kegagalan pendidikan karakter di Amerika by @majalahfahma

Ternyata di negeri sononya, Amerika, Pendidikan Karakter mengalami kegagalan juga, jangan sampai kegagalan ini ditiru oleh negara kita. Pendidikan Karakter yang berhasil adalah pendidikan yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW kepada para sahabatnya
0
Majalah Fahma @majalahfahma
1. Setelah seharian jalan-jalan atau menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta, di libur ini, mimin mau berbagi tulisan lagi ah :)
Majalah Fahma @majalahfahma
2. Bentar yaaa, mimin mau cari artikel yg akan dishare *ubek-ubek dokumen cc @VampireMuslimah @Sastriviana @subhanafifi
Majalah Fahma @majalahfahma
3. "Belajar dari Kegagalan Pendidikan Karakter di Amerika" begitu artikel yang akan kita share, tulisan Dr. #IrwanNuryanaKurniawan, M.Psi.
Majalah Fahma @majalahfahma
@subhanafifi @VampireMuslimah @Sastriviana hehehe... Mimin belum bisa menembus media nasional, jadi copas sana copas sini deee :p
Majalah Fahma @majalahfahma
4. Kita mulai yaa, itu tadi Pak Doktor ganggu ajah wkwkwk piss cc @subhanafifi
Majalah Fahma @majalahfahma
5. Saat ini, banyak orang begitu bersemangat bicara tentang karakter. Seolah semua persoalan bangsa ini bisa selesai dengan karakter.
Majalah Fahma @majalahfahma
6. Program-program dari luar negeri yang diyakini bisa memperbaiki karakter banyak yang diadopsi begitu saja. #GagalnyaKarakterAmrik
Majalah Fahma @majalahfahma
7. Saking semangatnya membuat kita lupa untuk bertanya adakah contoh sukses nyata sekolah yang menerapkan pendidikan karakter?
Majalah Fahma @majalahfahma
8. Apakah pendidikan karakter yang dilaksanakan selalu berhasil? Jika gagal, apa saja catatan kegagalannya? #GagalnyaKarakterAmrik
Majalah Fahma @majalahfahma
9. Temuan berikut mungkin bisa jadi masukan terkait penerapan pendidikan karakter di sekolah dasar. #GagalnyaKarakterAmrik #majalahfahma
Majalah Fahma @majalahfahma
10. Departemen Pendidikan Amerika Serikat pada bulan Oktober 2010 menerbitkan sebuah laporan hasil penelitian >
Majalah Fahma @majalahfahma
11. Judul Efficacy of Schoolwide Programs to Promote Social & Character Development & Reduce Problem Behavior in Elementary School Children
Majalah Fahma @majalahfahma
12. Penelitian longitudinal yang dimulai sejak musim gugur 2004 dan berakhir pada musim semi 2007 ini dilakukan >
Majalah Fahma @majalahfahma
13. > oleh Konsorsium Penelitian Pengembangan Karakter dan Sosial yang berasal dari The Institute Education Science dan >
Majalah Fahma @majalahfahma
14. > Divisi Pencegahan Kekerasan the National Center for Injury Prevention and Control, Center for Disease Control and Prevention (CDC).
Majalah Fahma @majalahfahma
15. Penelitian ini melibatkan 6600 siswa kelas 3 SD di awal studi dan berjumlah 6200 siswa di akhir studi saat mereka kelas 5 SD
Majalah Fahma @majalahfahma
16. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi 7 program pengembangan karakter dan sosial berbasis sekolah yang bersifat universal dan >
Majalah Fahma @majalahfahma
17. > dirancang untuk membantu sekolah mengembangkan perilaku positif murid (misalnya perilaku yang menggambarkan karakter baik dan >
Majalah Fahma @majalahfahma
18. > kompetensi sosial-emosional), mengurangi perilaku negatif murid dan tujuan akhirnya memperbaiki prestasi akademik murid sekolah dasar.
Majalah Fahma @majalahfahma
19. Hasilnya: tidak ditemukan bukti bahwa ke-7 program mampu memperbaiki kompetensi sosial dan perkembangan karakter siswa sekolah dasar
Majalah Fahma @majalahfahma
20. Ada dua pelajaran penting yang bisa diambil dari ketidakberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter di Amerika Serikat tersebut.
Majalah Fahma @majalahfahma
21. Pertama, kegagalan dalam merumuskan konsep dan rancangan program. #GagalnyaKarakterAmrik #majalahfahma
Majalah Fahma @majalahfahma
22. Sebagai sebuah program pilihan  yang diyakini terbaik dalam meningkatkan kualitas lulusan, >
Majalah Fahma @majalahfahma
23. > pendidikan karakter sudah semestinya matang dalam tataran konsep dan desain. #GagalnyaKarakterAmrik #majalahfahma
Majalah Fahma @majalahfahma
24. Kelemahan utama pendidikan karakter, sebagaimana disampaikan Leming (1997) dan Molnar (1997) terletak pada tataran konseptual.
Load Remaining (23)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.