0
#99 @PartaiSocmed
Menarik mencermati berbagai komentar, analisa dan tuduhan yg muncul terhadap himbauan @AnisMatta agar PKS meminta maaf kpd masyarakat
#99 @PartaiSocmed
Ada yg menganggap intstruksi presiden PKS @AnisMatta tak lebih dari sekedar sandiwara belaka
#99 @PartaiSocmed
Faktanya memang sangat sedikit kader PKS yg menuruti instruksi tsb. Tapi tetap ada yg patuh kok http://t.co/dNId0Xi31s
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bisa jadi memang instruksi @AnisMatta tsb hanya sekedar sandiwara. Tapi bisa jadi juga ada pembangkangan dari para kader PKS
#99 @PartaiSocmed
Mengingat sikap sebagian besar kader PKS yg masih ngotot LHI tidak bersalah maka kemungkinannya memang instruksi @AnisMatta tidak digubris
#99 @PartaiSocmed
Selain analisa adanya sandiwara tadi ada juga analisa yg lebih heboh. @AnisMatta dituduh sbg pengkhianat yg ingin menggusur LHI
#99 @PartaiSocmed
Agak sulit diterima akal sehat bahwa PKS disusupi oknum pengkhianat yg bisa mencapai posisi puncak sbg presiden partai
#99 @PartaiSocmed
Karena statement2 awal @AnisMatta perihal ditangkapnya LHI sama saja membela LHI nya spt elite2 dan kader PKS yg lain
#99 @PartaiSocmed
Kami ingin mengajak masyarakat khususnya kader PKS utk melihat dari sudut pandang yg lain. Sudut pandang swing voters
#99 @PartaiSocmed
Sbg presiden partai @AnisMatta punya concern besar terhadap perolehan suara PKS di 2014
#99 @PartaiSocmed
Dan pertempuran partai2 di 2014 adalah pertempuran memenangkan suara swing voters ini.
#99 @PartaiSocmed
Tidak ada partai yg bisa berjaya hanya dg mengandalkan suara kadernya sendiri, termasuk PKS. Swing voters adalah kuncinya
#99 @PartaiSocmed
Swing voter bukanlah kader yg loyal yg patuh begitu saja pada partai. Mereka bebas dan sangat mudah berpindah pilihan
#99 @PartaiSocmed
Karena jumlahnya jauh lebih besar dibanding kader, maka suara swing voters inilah yg akan jadi rebutan partai2 dlm menarik simpati
#99 @PartaiSocmed
Dilihat dari sudut pandang ini maka menurut kami instruksi @AnisMatta sangat realistis. Bahkan cerdas!
#99 @PartaiSocmed
Logikanya sangat sederhana. Menarik simpati 'massa mengambang' tidak akan bisa dilakukan melalui pembelaan habis2an terhadap koruptor
#99 @PartaiSocmed
Terlepas pendapat subyektif sebagian besar kader PKS bahwa LHI tidak bersalah, faktanya masyarakat hanya tahu LHI sudah divonis bersalah
#99 @PartaiSocmed
Pembelaan mati2an terhadap LHI hanya akan efektif dlm menjaga kesolidan internal partai dan loyalitas existing kader
#99 @PartaiSocmed
Pembelaan mati2an terhadap LHI yg sudah divonis bersalah justru akan menimbulkan antipati luar biasa di kalangan masyarakat umum
#99 @PartaiSocmed
Dari sudut pandang ini kita bisa menilai secara jernih bahwa instruksi @AnisMatta itu realistis dan layak dipatuhi
#99 @PartaiSocmed
Karena akan jauh lebih mudah menarik simpati swing voters manakala kader2 PKS kompak berkata spt ini:
#99 @PartaiSocmed
"Kami meminta maaf dg tulus kpd masyarakat krn ada kader kami yg tergelincir. Kami tdk akan lakukan pembelaan terhadap siapapun yg salah"
#99 @PartaiSocmed
"Oleh karenanya kami meminta dg segala kerendahan hati pd masyarakat utk memaafkan dan kembali mempercayai kami."
#99 @PartaiSocmed
"Kami sudah pernah tergelincir dan Insya Allah akan menjadi pelajaran berharga bagi kami di di masa depan."
#99 @PartaiSocmed
Nah, kira2 masyarakat akan lebih simpati mana? Pada pembelaan membabi buta atau pada permintaan maaf yg tulus dan janji utk perbaikan?
Load Remaining (13)

Comment

shark 2 @arifuoke 15/12/2013 23:34:52 WIB
permintaan maaf sikap yang cerdas dan itu fitrah manusia, klo proses hukum kan sdh ada fakta persidangan, orang 2 cerdas pasti bisa menilai LHI salah apa tidak, banyak fakta persidangan justru menjelaskan LHI tidak terlibat sama
SuperSetiawan @supersetiawan 17/12/2013 21:41:39 WIB
Yup, LHI memang pantas dihukum 16 tahun
Login and hide ads.