Peran Penting PPDS/ Program Dokter Spesialis di RS Pemerintah by: @Marimar_Auw

Pentingnya PPDS dlm melayani masyarakat khususnya untuk IGD/ ICU 24 jam yg tak mungkin digawangi dokter2 spesialis senior yg sudah lawas & staminanya menurun. Bagaimana bila PPDS yg tersebar di seluruh pelosok ditarik krn ketidak pahaman masyarakat ttg SOP/ SIPnya?
disease CURE dokter penting spesialis ppds pemerintah peran PROGRAM rs
0
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
PPDS / program dokter spesialis memiliki kompetensi dokter spesialis di tempat dinasnya.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
PPDS paru yg ditempatkan di IGD (gawat darurat) punya skill seorang dokter spesialis paru utk menangani gawat darurat paru
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
PPDS jantung yg ditempatkan di ICU punya skill seorg dokter spesialis utk menangani perawatan kritis di bidang jantung
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
PPDS ini belum punya SIP dokter spesialis. Berdasar UU praktek kedokteran, ada SIP dokter & spesialis
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Sedangkan sdh sejak dulu (bahkan zaman Belanda) hingga sekarang (bahkan di negara maju) PPDS menangani pasien spesialistik.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Lalu legalitas PPDS menangani pasien spesialistik dari mana? Dari permenkes. Namanya "SIP kolektif" di RS pendidikan jejaring
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
RS pendidikan ini biasanya RS pemerintah. Pasiennya banyak. Kasusnya parah2. Jd tidak mungkin ditangani dokter umum.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Konsep SIP kolektif ini yg sering tak dimengerti orang. Ini solusi pendidikan sekaligus solusi pelayanan.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Pasien dg kasus berat datang silih berganti di RS pemerintah selama 24 jam. Kita mengharapkan seorang profesor konsulen tak pulang2 ?
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
RS swasta yg besar sekalipun sering merujuk ke RS pemerintah. Anda tau knp? Karena spesialis tidak mungkin ada terus di RS itu 7x24 jam
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
PPDS ini punya skill di bawah konsulen (dokter subspesialis) & setara spesialis, & pengalaman di bawah spesialis. Maka dia selalu melapor
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
PPDS punya ilmu & skill spesialistik, & fisik yg masih prima. Masih kuat jaga sampai pagi & keliling RS dg luas 14 hektar.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Umur PPDS saya lihat kebanyakan masih <35, <30, atau bahkan baru 24 tahun. Fisik sangat kuat!
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Anda tak mungkin mengharapkan spesialis jaga terus2an sampai pagi di usia mereka yg 55 misalnya. Sekalipun skill & pengalaman tentu paten
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Rekan saya yg berumur 31 berkisah, jaga IGD sbg PPDS itu bikin meriang 2 hari atau "hutang" tidur baru impas 2 hari.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
RS pemerintah biasanya cuma sanggup "memasok" dokter spesialis ± 5 / departemen. Misalnya spesialis kandungan, 5 org.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
RSUD bisa ada pasien melahirkan 40/shift, 80/hari, 1/8-nya perlu operasi sepanjang hari. Masih kuat? Solusinya adalah dokter PPDS
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Di RSUD yg jauh dari "pusat peradaban", dokter PPDS bisa terus-menerus tinggal di RS selama 1 bulan.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Rata2 orang yg saya lihat, 2 hari ga keluar2 RS bisa rada stres. Karena "suasana"nya beda. PPDS bisa 1bulan terus di RS. Teman saya 6 bln
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Dpt kabar, dep. Anestesi (ahli bius & perawatan kritis) menarik PPDS yg dinas di luar. Kuatir dg blm pahamnya bbrp pihak ttg SIP kolektif
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Beberapa departemen jg tampaknya menyusul. Menarik bagaimana RSUD2 itu akan menangani pasien2 kasus berat & spesialistik 24 jam
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Prediksi saya= di luar jam kerja akan diisi dokter umum non-PPDS utk tangani kasus spesialistik.
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Prediksi saya= jk butuh operasi atau cesar tengah malam, dokter umum akan berlaku sbg humas "di RS ini tak ada yg bisa mengoprasi"
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
"Keluarga bapak butuh operasi segera, tp tidak tersedia SDM-nya. Ahli bedah baru ada esok siang. Solusinya ibu cari RS luar SEKARANG"
PETUGAS KESEHATAN @marimar_auw
Jk utk memenuhi SDM perawat pun negara tak sanggup, apalagi memenuhi dokter spesialis utk jaga 24 jam di RSUD2.
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.