ZULKIFLI LUBIS KOMANDAN INTELEJEN PERTAMA INDONESIA BY: @STAKOF

Chirpified
1
Rumail Abbas @Stakof

Pada pagi hari tanggal 17 Oktober 1952, sejumlah perwira berkumpul di SUAD. Mereka membicarakan situasi politik.

26/11/2013 21:37:05 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Dalam situasi ribut itu, di SUAD terdengar suara² yang menunjukkan sikap perwira AD yang benci terhadap politisi di parlemen.

26/11/2013 21:39:25 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kebencian perwira² cukup beralasan, karena politisi² ini sudah terlalu banyak mencampuri urusan militer.

26/11/2013 21:40:01 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kata-kata "di-naguib-kan" dan "jangan di-naguib-kan" berseliweran di pertemuan perwira AD itu di SUAD.

26/11/2013 21:40:41 WIB
Rumail Abbas @Stakof

FYI: di-Naguib-kan, maksudnya seperti Jendral Mesir yang waktu itu mendaulat Raja Farouk.

26/11/2013 21:41:32 WIB
Rumail Abbas @Stakof

TB Simatupang kebetulan datang telat ke SUAD. Saat "naguib" ramai disebut², ia lantas memotong pembicaraan.

26/11/2013 21:43:20 WIB
Rumail Abbas @Stakof

"Stop!" kata TB Simatupang, "Kritik, ok, maar geen coup (tapi jangan sampai kudeta!"

26/11/2013 21:44:14 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Bersamaan dengan TB Simatupang yang memotong pembicaraan para perwira di SAUD, jalan² di Jakarta sudah penuh dengan manusia.

26/11/2013 21:45:45 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Massa membawa poster dan meneriakkan pembubaran parlemen, serta menuntut diselenggarakan pemilihan umum.

26/11/2013 21:46:18 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Awalnya orang² ini berkumpul di depan gedung dewan perwakilan, kemudian berpindah ke kediaman #BungHatta.

26/11/2013 21:47:18 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Jam 10 pagi, mereka sudah sampai di depan Istana Presiden, dan kendaraan² lapis baja serta tank menghadapkan meriamnya justru ke Istana!

26/11/2013 21:48:01 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Siapa yang menghadapkan meriam² itu ke Istana? Kata Rosihan Anwar, Kemal Idris lah yang memberikan perintah!

26/11/2013 21:49:29 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Apa yang terjadi kemudian? Massa yang menuntut pembubaran parlemen, akhirnya #Soekarno pun keluar untuk menemui mereka.

26/11/2013 21:51:29 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Membubarkan parlemen, betul, itulah maksud mereka. Saat #Soekarno keluar menemui mereka, teriakan berubah: "Hidup Bung Karno!!!"

26/11/2013 21:52:25 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Hal ini lho yang membuat Kemal Idris sakit hati karena membiarkan #Soekarno tampil berpidato di depan massa. Targetnya kan bukan gitu.

26/11/2013 21:53:37 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kita simak testimoni John D Legge yang menggambarkan situasi itu; saat #Soekarno menemui massa yang menuntut parlemen dibubarkan.

26/11/2013 21:55:56 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Dengan tenang #Soekarno menuruni tangga, sementara massa sudah berkumpul di pintu pagar Istana Negara.

26/11/2013 21:57:00 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Sesampainya di sana, #Soekarno berbicara dengan beberapa orang diantara massa. Tanpa sekalipun memerdulikan ancaman meriam di depannya.

26/11/2013 21:57:46 WIB
Rumail Abbas @Stakof

#Soekarno kembali, menaiki tangga, dan berbicara langsung dengan seluruh massa yang ada di depannya.

26/11/2013 21:58:24 WIB
Rumail Abbas @Stakof

#Soekarno mengerti ketidakpuasan massa terhadap keadaan di parlemen. Ia pun meyakinkan bahwa akan ada perubahan secepatnya.

26/11/2013 21:59:05 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kalau kalian meminta parlemen dibubarkan, itu akan segera dilakukan. Maka akan ada pemilihan umum, selanjutnya. ~kata #Soekarno

26/11/2013 21:59:51 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Kemudian #Soekarno selesai berpidato. Akhirnya memerintahkan massa untuk bubar. Tanpa pertanyaan, mereka pun patuh. Dan akhirnya bubar.

26/11/2013 22:00:37 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Di pidato itu, #Soekarno mengatakan tak ingin menjadi diktator. Membubarkan parlemen berarti selangkah maju ia jadi diktator.

26/11/2013 22:01:57 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Sekembalinya ke Istana, #Soekarno menerima dua kelompok senior militer yang menghadap satu² dengan keadaan kumal sehabis demonstrasi.

26/11/2013 22:02:51 WIB
Rumail Abbas @Stakof

Mereka setuju dengan usul demonstran bahwa parlemen perlu dibubarkan. #Soekarno menjawab, hal itu tidak mungkin adanya.

26/11/2013 22:03:24 WIB
Load Remaining (51)

Comment

No comments yet. Write yours!