0
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
1.Bangsa Yahudi kuno kerap dijajah bangsa-bangsa asing besar di sekitarnya dan min pernah 2 kali dibuang di negeri-negeri asing.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
2.Pengalaman pahit dijajah dan dibuang ini tentu telah membangun suatu "mentalitas kejuangan" dalam memori dan kesadaran kolektif mereka.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
3. Era yg paling berpengaruh dalam kesadaran kolektif historis bangsa Yahudi adalah era pembuangan di Babilonia (Irak modern) pad abad 6 SM.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
4. Dalam kurun pembuangan di Babilonia ini (587-538 SM), identitas Yahudi sebagai bangsa sekaligus sebagai agama dibangun dan dikokohkan.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
5.Dalam era pembuangan di Babilonia inilah kelima kitab Taurat Yahudi (dari Kejadian sampai Ulangan) plus kitab Yosua ditulis.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
6.Tentu, ketika 5 kitab Taurat dan kitab Yosua (seluruhnya dinamakan Hexateukh) disusun, berbagai sumber sastra tua dipakai dan disatukan.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
7.Dalam era pembuangan di Babilonia ini, bangsa Yahudi menegaskan status eksklusif mereka sebagai umat pilihan dan bangsa kesayangan Allah.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
7.Penegasan sebagai bangsa&umat pilihan dan kesayangan Allah tentu penegasan religiopolitik utk mengonsolidasi umat di suatu negeri asing.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
8.Doktrin sebagai bangsa pilihan dan kesayangan Allah membangun kebanggaan tersendiri dan kohesi pada bangsa Yahudi di tanah pembuangan.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
9.Berbagai kisah fiktif disusun untuk memberi ilustrasi grafis latarbelakang status bangsa Israel sebagai umat dan bangsa kesayangan Allah.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
10.Mitos terakbar yang disusun untuk memberi landasan status keterpilihan bangsa Israel oleh Allah dari antara segala bangsa, ada dua.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
11.Mitos pertama adalah kisah fiktif tetang keterpanggilan Abraham/Ibrahim oleh Allah untuk mengawali kelahiran suatu bangsa besar terpilih.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
12.Mitos akbar kedua adalah kisah tetang pembebasan bangsa Yahudi dari perbudakan di Mesir lewat heroisme nabi Musa yang diutus Allah.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
13.Masuk ke dalam jenis mitos yang sama adalah kisah Yakub bertarung dengan Allah yang dimenangkan oleh Yakub,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
14.yang darinya 12 suku Israel dilahirkan. Selain foundational myths itu, sunat, kesucian hari Sabat,
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
15. dan aturan makanan halal dan haram, juga ditetapkan sebagai ciri khas Yahudi.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
16.Pada era pembuangan di Babilonia ini juga tawhid Yahudi disusun dan diikrarkan sebagai identitas sekaligus pemersatu bangsa Yahudi.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
17.Monoteisme teoretis Yahudi dibangun mula-mula oleh seorang nabi , lazimnya diberi nama Deutero Yesaya, pada era pembuangan.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
18.Monoteisme Yahudi dikembangkan lebih jauh oleh Nabi Yehezkiel, juga dalam era pembuangan di Babilonia.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
19.Bangsa Yahudi mengikrarkan syahadat tawhid mereka dalam pernyataan pendek tentang keesaan Allah, syahadat yg dikenal sebagai Shema.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
20.Mengapa Tawhid sampai dilahirkan Israel di era pembuangan padahal sebelumnya mereka menerima banyak ilah?
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
21.Tawhid Yahudi adalah suatu konsekwensi logis dari keyakinan Israel bahwa mereka adalah satu-satunya bangsa pilihan Allah semesta alam.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
22.Bangsa Israel hanya bisa menjadi satu-satunya bangsa pilihan Allah jika dalam jagat raya ini hanya ada SATU ALLAH saja.
Prabowo Sumanto @prabowosumanto
23.Jika dalam jagat raya ada banyak Allah, maka otomatis akan ada banyak klaim yang bersaingan sebagai bangsa pilihan masing-masing Allah.
Load Remaining (145)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.