0
Peziarah @eae18
ayah, pagi ini, usai mengantar istriku kerja, rinduku bergejolak untuk menatap wajahmu. wajah yg penuh keteduhan #rinduAYAH
Peziarah @eae18
15 tahun sudah, jasadmu terkubur. tapi rohmu masih saja hidup bersama rohku dan jasadku. rohmu sll menziarahi rohku #rinduAYAH
Peziarah @eae18
21 Januari 1998, saat beduk Isa tiba, ayahku terbaring di kamar tidur. Lampu padam. Atap kamar menangis #rinduAYAH
Peziarah @eae18
atap kamar menangis, mega runtuh melepaskan bebannya ke sudut tembok yg kusam, air hujan ngalir ke penjuru kamar #rinduAYAH
Peziarah @eae18
Ibuku mengaji berkali-kali, sambil mengusap air mata yang jatuh satu per satu di ujung sajadah. Ia basah kuyup #rinduAYAH
Peziarah @eae18
Ia basah kuyup; dari tubuhnya mengalir deras air mata yang tersimpan 300 tahun lalu. #rinduAYAH
Peziarah @eae18
Di antara kegelapan dan rintik hujan itu, ayahku memasuki atap-atap langit. aku bawa usungan jenazah ayah melewati alun-alun kota #rinduAYAH
Peziarah @eae18
ada yang tersisa, gumpalan kenangan bersamamu ayahku. ketika kau ajarkan mengeja huruf-huruf, membaca cahaya ilahi #rinduAYAH
Peziarah @eae18
Ibuku, istrimu itu, kini terbaring di atas kasur. tubuhnya ringkih. ia selalu berbisik, engkau sering hadir di mimpinya. #rinduAYAH
Peziarah @eae18
Ibuku, istrimu itu, selalu berbisik, engkau mengajak pergi memasuki atap-atap langit. langit yang penuh cahaya itu #rinduAYAH
Peziarah @eae18
ayah, ingin aku berbagi tentang cinta, tentang rohku dan rohmu, tentang energi kasih sayangmu yang tak habis menyemai kami #rinduAYAH
Peziarah @eae18
ribuan kebaikanmu belum terbalas tapi engkau memilih bertemu sang kekasih, Tuhanmu itu, untuk meluapkan kerinduanmu #rinduAYAH
Peziarah @eae18
ayah, semua akan kembali ke tanah, tempat jasad bersemayam. begitu juga aku. tapi rohku dan rohmu, kelak akan bersua #rinduAYAH

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.