Pemikiran Para Ulama Dalam Kitab Kuning (oleh @nadirsyah)

sharing oleh Nadirsyah mengenai pemikiran para ulama yg dicatat dalam kitab kuning. catatan: kita tidak mesti mengikuti semua hal yg berbeda yg tercatat dalam kitab kuning, namun jadikan sebagai khazanah ilmu :-)
ulama kitab kuning dalam pemikiran syach PARA
4
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
saya ingin ceritakan sedikit ttg perjalanan panjang pemikiran para ulama dlm kitab kuning
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Dalam khazanah kitab kuning biasa dikenal kitab matan (inti), syarh (ulasan) dan hasyiyah (catatan pinggir).
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Sebagai contoh, matan kitab taqrib diberi syarh dalam kitab Fath al-Qarib, yang pada gilirannya diberi haysiyah dalam kitab al-Bajuri
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Tradisi ini juga mengindikasikan sejarah panjang keilmuan antara seorang ulama dengan para muridnya yang melintasi berbagai generasi.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Misalnya, dlm lingkup mazhab Maliki, para murid Imam Malik mempercayai Abd al-Rahman ibn Qasim sbg salah satu murid terbaik Imam Malik
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Komentar Abd al-Rahman ibn Qasim dicatat oleh murid beliau, Sahnun, dalam 4 jilid al-Mudawwanah al-Kubra
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Buku terakhir ini kemudian diberi komentar lagi oleh Ibn Rusyd al-Kabir yg mengarang Muqaddimat Ibn Rusyd
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
ini bukan Ibn Rusyd al-Hafid yg mengarang Bidayatul Mujtahid. Kebetulan yg terakhir ini konon masih terhitung cucu Ibn Rusyd al-Kabir
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Ibn Rusyd al-Kabir inilah yg kemudian memilah-milah mana riwayat Imam Malik yang masyhur dan mana yang tidak.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Murid Ibn Rusyd al-Hafid, yaitu Ibn Juzayy al-Kalbi menulis al-Qawanin al-Fiqhiyah dg merujuk kepada kitab Muqaddimat Ibn Rusyd.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Ada jarak sekitar 562 tahun dari wafatnya Imam Malik dan wafatnya Ibn Juzayy,
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
dalam rentang waktu 500 tahun itu terjadi transfer ilmu pengetahuan melalui tradisi penulisan kitab (kuning)
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Banyak pengamat yg mengkritik tradisi penulisan ini sbg produk kemunduran umat
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
dimana alih-alih memunculkan karya yang orisinil, para ulama justru terjebak dengan melestarikan tradisi syarah dan hasyiyah.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Kritikan ini tidak sepenuhnya benar. Dalam dunia ilmiah di universitas barat sekalipun sebuah orisinalitas tidak lahir begitu saja.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Frase “standing on the shoulders of giants” bhw apa yg kita sebut sbg hasil penelitian orisinal itu berpijak pada kajian sebelumnya
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
tanpa mengetahui opini para imam terdahulu, kita tidak tahu dimana letak orisinilnya ijtihad kita.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
tradisi syarh dan hasyiyah tidak semata-mata hanya mengulang informasi, tapi juga memberi komentar tambahan serta catatan lebih lanjut
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Sebagai contoh, kitab muhazzab yang ringkas itu diberi ulasan berjilid-jilid tebal oleh Imam Nawawi.
Matolla Palalloni @FajarSudesi
banyak yg lupa syaich @nadirsyah bahwa Matan, syarh dan Hasiyah adalah bentuk rantai pengetahuan..kdg lebih jujur dibdk footnote
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
kitab Siraj al-Thalibin karya Syekh Ihsan Jampes (Kediri), yg merupakan syarh dari kitab Minhaj al-Abidin jadi rujukan di Arab & Afrika.
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Ibn Sina mengakui ia kesulitan memahami Metaphysics karya Aristoteles sebelum membaca komentar al-Farabi thd karya Aristoteles tsb
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
jadi, sebuah sikap ilmiah utk memahami Quran dan hadis itu lewat komentar dan kajian para ulama yg terekam dlm kitab kuning
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Qur'an dan hadis itu bukan junk food yg siap tersaji begitu saja
Nadirsyah Hosen @nadirsyah
Dibutuhkan perangkat ilmu dan juga telaah atas kajian klasik utk memhami Quran dan Hadis
Load Remaining (20)

Comment

Login and hide ads.