Rangkuman Tweet Memperingati 105 Tahun Wafatnya #CutNyakDien

Hari ini, tepat 105 tahun wafatnya pahlawan wanita asal Aceh Tjut Nyak Dhien (Cut Nyak Dien). Wanita kelahiran Lampadang Kabupaten Aceh Besar pada tahun 1848 adalah salah satu keturunan bangsawan (Uleebalang wilayah VI Mukim Aceh Besar) dari Ayahnya yang bernama Teuku Nanta Seutia bin Datuk Makhudum Sati perantau dari Minangkabau. Read More
HISTORY sejarah pahlawan agama aceh wanita heros syahid
0
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Kami rindu dgn semangat mu. Mengenang 105 tahun wafatnya Cut Nyak Dien. Ditunggu tagar rakan di #CutNyakDien http://t.co/nW9f3Apqfy
Expand pic
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
#CutNyakDien lahir di Lampadang, Aceh Besar wafat 6 November 1908 dan dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
#CutNyakDien born in Lampadang Aceh Besar. November 6th, 1908, and passed away in Sumedang, West Java, she burried at Mount. Puyuh, Sumedang
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Ny Szekly Lulof (penulis Belanda) krn kekagumannya pada perjuangan #CutNyakDien sehingga dia menggelarinya dengan "Ratu Aceh"
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Film #CutNyakDien yg disutradarai Eros Djarot, Senin kemarin juga diputar pada acara #PekanFilmYogya2013 di Gedung Societed Taman Budaya
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Tahukah rakan, film #CutNyakDien (1988) merupakan film Indonesia pertama yg pernah diputar pada acara Festival Film Cannes 1989 di Perancis
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
#CutNyakDien | @FajarSiddiqq: Dedicating these Rumoh Aceh to The Departed, to the number one woman in Aceh history... http://t.co/ZP8yB2AUgW
Expand pic
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Peringatan 105 Tahun Wafatnya Pahlawan Wanita Aceh Cut Nyak Dien http://t.co/yOa4foqL4O #CutNyakDien via @doliveus
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
"Sebagai wanita Aceh, kita tidak boleh menumpahkan air mata pada orang yang sudah syahid" kata #CutNyakDien saat memeluk Cut Gambang
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Anak #CutNyakDien yakni Cut Gambang bersuamikan Teuku Mayet Ditiro, yang keduanya meninggal ditembak Belanda secara bersamaan
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Konon #CutNyakDien dulu sempat menjejaki Beutong Ateuh, diungsikan Belanda ke Banda Aceh, Bogor, hingga wafat di Sumedang
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Tidak begitu banyak kronologi sejarah saat #CutNyakDien singgah ke Beutong Ateuh (Nagan Raya) yg sempat membuat Belanda bingung mencarinya
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Dalam catatan M.H. Skelely Lulofs pernah menyebutkan hal menarik tentang jejak #CutNyakDien yg susah diketahui oleh Belanda
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Jejak #CutNyakDien di Beutong Ateuh sempat ditemukan adanya coret-coretan batu dari ujung pedang pasukan Belanda di gampong Blang Puuk
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Hingga akhirnya ditemukan oleh Belanda, #CutNyakDien masih sempat menghunuskan rencong walaupun kondisi sangat lemah http://t.co/sp4W459fOb
Expand pic
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Semangat juang #CutNyakDien tdk terpisahkan oleh jarak, saat dibawa ke Kutaraja (Banda Aceh) perjuangan pengikutnya terus terjadi di Aceh
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Bicara tentang #CutNyakDien di Beutong Ateuh tadi jadi teringat dengan namanya yg diabadikan di bandar udara di Kabupaten Nagan Raya
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Karena takut akan semangat perjuangan pengikut #CutNyakDien di Aceh, Belanda akhirnya mengungsikan pahlawan wanita ini ke pulau Jawa
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
"Ya Allah ya Tuhan inikah nasib perjuanganku? Di dalam bulan puasa aku diserahkan kepada kafir", ucap #CutNyakDien saat ditangkap Belanda
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Ada sejarah yg sedikit terlewatkan, sebelum dibuang ke Sumedang, #CutNyakDien pernah singgah di (kota) Bogor (Jawa Barat) tahun 1900-an
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Lingkungan yg sangat berbeda, #CutNyakDien harus berjuang utk bertahan walaupun tubuhnya mulai melemah, semangat tidak goyah
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Dgn bekal ilmu agama yg kuat, di Bogor #CutNyakDien tdk lagi berjuang dgn rencong, beliau mengajari warga mengaji utk mengisi harinya
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Kata Sejarawan Bogor, Eman Sulaeman, "Keberadaan #CutNyakDien di Bogor tdk tercatat oleh sejarah Indonesia khususnya sejarah Bogor"
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Tidak jelas berapa lama #CutNyakDien diasingkan (dirumahkan) di Bogor, setelah itu sekitar Desember 1906 Belanda memindahkan ke Sumedang
Komunitas @iloveaceh @iloveaceh
Sumedang menjadi persinggahan terakhir #CutNyakDien dan dengan tubuh yg semakin melemah, aktivitasnya mengajari ngaji msh diteruskan
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.