Etika Dalam Menyikapi Hasil Survei Politik by: @IndraJPiliang

Adakan saja survei tandingan... Toh, tak ada lembaga survei yg berani lakukan survei permulaan tanpa dibiayai.
dalam etika menyikapi hasil survei Politik
0
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Kalau mnrt sy sih hasil survei LiSI kmrn itu sdh konstitusional. Soal bayar berbayar, blm nemu surveyor yg bisa biayai diri sendiri.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Hasil survei LiSI kmrn bisa diperdebatkan. Juga metodologinya. Tp soal partai yg disorot adalah yg punya peluang ajukan Capres: tepat.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Jauh2 hari stlh Pilpres 2009 sy sdh nulis ttg pentingnya revisi UU Pilpres. Pengalaman Golkar thn 2009 menyakitkan: harus koalisi.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Usulan sy dulu: angka Parliamentary Threshold = Presidential Threshold. Sudah berbusa-busa bicara di saat situasi politik lg hening.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Skrg baru rame2 persoalkan, knp yg disurvei hanya yg potensial ajukan Capres. Itu karena lbh suka menumpuk pekerjaan di satu waktu.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Jadi, pengennya skrg, pertandingan sudah dimulai, aturan permainan diubah. Sah2 sj sih. Tp begini terus berulang-ulang kan capek jg?
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Bola skrg ada di tangan Fraksi Partai Demokrat terkait revisi UU Pilpres. FPG dan FPDIP sptnya ada dlm posisi wait and see aja.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Nah, kalau ada revisi paket UU politik, biasanya yg menonjol adalah kepentingan masing2 fraksi dlm regulasi yg dibuat. Dimana-mana begitu.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Etika dalam menyikapi hasil survei: adakan survei tandingan. Itu saja. Analisa apapun tanpa data pembanding, berbual-bual aja itu.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Track record lembaga2 survei? Ada di benak kita semua. Fundingnya? Tanya PPATK aja. Hanya CSIS yg berani survei tanpa sponsor awal.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Jadi, paradekan saja hasil2 survei dari lembaga2 yg berbeda di publik. Lalu lakukan lagi 4 bulan ke depan. Begitu seterusnya.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Anda teriak2 juga sekeliling dunia, tetap saja suara anda hanya satu sample dari sekian byk populasi dlm survei. So? Survei lg aja. Gitu.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Survei sy menempatkan sy pada posisi nomer 3. Biasa aja. Terlalu simplistis berpikir begitu. Byk surveyor yg sudah PhD lho | @bang_is
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Sy tak mau bahas persepsi tweeps ttg lembaga survei. Bagi sy, survei itu data yg lbh scientific ketimbang busa kata.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Bbrp calon kepala daerah pakai lbh dari satu lembaga survei. Membandingkan secara periodik. Ada yg pakai sampai 3-4-5 lembaga.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Soal ada kartelisasi di dunia persurveian, itu soal lain. Soal ada interviewer yg mengisi quisioner di bawah pohon, itu soal lain lg.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Sama dg sejarah. Sejarawan mengumpulkan fakta2, lalu menganalisanya. Tp apa fakta2nya berubah? Tdk. Tetap. Fakta dg analisa itu beda.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Ada fakta di buku harian. Ada yg tersimpan di sebuah foto. Ada tiket pesawat. Ada rmh makan. Utk jd cerita? Tugas yg merekonstruksinya.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Hasil survei dg survei yg dirilis tentu beda maknanya. Hasil survei itu cocok utk jam dan tanggal survei diadakan. Bisa beda di jam lain.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Populasi yg diwakili dlm survei adalah populasi dlm jarak tgl pertama sampai terakhir survei itu. Kalau disurvei besok pagi? Bisa beda.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Responden yg sama bila diwawancarai dua kali saja di jam yg berbeda, bisa berbeda hasilnya. Jadi, utk apa misuh2 kalau anda ilmuwan?
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Kalau surveinya pakai 15.000 responden, dg metode wwcr by phone lewat buku tlp, dg hanya 1.500 responden tatap muka: beda hasilnya.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Apa yg 15.000 responden by phone lbh akurat menggambarkan populasi drpd 1.500 responden tatap muka? Ini debat metodologi namanya.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Jd, kalau ada yg bilang parpol gagal lakukan pendidikan politik. Sy jg mau bilang: surveyor gagal lakukan pendidikan survei :D
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.