"Bagaimana Cara Berwudhu Untuk Muslimah Jika Tempat Wudhu Jadi Satu Dengan Para Laki Laki?" ||

Chirpified
1
Islam Diaries @IslamDiaries

1. Bismillah. Assalamu’alaikum. Sering kali, seorang muslimah berjilbab merasa kesulitan jika harus berwudhu di tempat umum yang terbuka.

17/10/2013 10:01:54 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

2. Banyak tempat umum yang menyediakan tempat wudhu nya ‘Campur’ Laki laki dan Perempuan. Ini jelas untuk muslimah sangat repot.

17/10/2013 10:02:27 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

3. Mau di sekolah, kampus, mall, bahkan sering kita dapati pada Musholla yang tempat wudhu nya 'Campur" Laki laki dan Perempuan..

17/10/2013 10:03:14 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

4. Padahal maksud hati ingin berwudhu secara sempurna dengan membasuh anggota wudhu secara langsung.

17/10/2013 10:03:28 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

5. Masa ukhti harus membuka jilbabnya? Jika hal itu dilakukan maka dikhawatirkan auratnya akan terlihat oleh orang lain yang bukan mahram.

17/10/2013 10:04:13 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

6. Krn anggota wudhu seorang wanita muslimah sebagian besarnya itu aurat, kecuali wajah & telapak tangan menurut pendapat yg rojih (terkuat)

17/10/2013 10:04:59 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

7. Lalu, bagaimana cara berwudhu jika berada pada kondisi yang demikian? Coba Ikhwan dan ukhti simak ya. Jadi bs nasehatkan ke org lain..

17/10/2013 10:06:09 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

8. Gak perlu bingung dan mempersulit diri sendiri, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kemudahan dan keringanan bagi hamba-Nya

17/10/2013 10:06:46 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

9. Allah Ta’ala berfirman, “…Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu…”(QS. Al Baqarah: 185)

17/10/2013 10:06:58 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

10. Pada bahasan kali ini, kita akan membahas mengenai hukum wudhunya seorang muslimah dengan tetap mengenakan jilbabnya.

17/10/2013 10:07:14 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

11. Seorang Wanita BOLEH Berwudhu dengan TETAP MEMAKAI Jilbabnya

17/10/2013 10:08:03 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

12. Diperbolehkan bagi seorang wanita untuk mengusap jilbabnya sebagai ganti dari mengusap kepala.

17/10/2013 10:08:38 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

13. Lalu apa dalil yang membolehkan hal tersebut?

17/10/2013 10:08:48 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

14. Dalilnya adalah bahwasanya Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha dulu pernah berwudhu dgn TETAP memakai kerudungnya & mengusap kerudungnya.

17/10/2013 10:10:02 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

15. Ummu Salamah adalah istri dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

17/10/2013 10:10:33 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

16. maka apakah Ummu Salamah akan melakukannya (mengusap kerudung) tanpa izin dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam?

17/10/2013 10:10:39 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

17. (Majmu’ Fatawa Ibni Taimiyyah, 21/186, Asy Syamilah).

17/10/2013 10:10:50 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

18. Apabila mengusap kerudung ketika berwudhu tidak diperbolehkan, tentunya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan melarang nya.

17/10/2013 10:11:26 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

19. Ibnu Mundzir rahimahullah dalam Al-Mughni (1/132) mengatakan,

17/10/2013 10:12:04 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

20. “Adapun kain penutup kepala wanita (kerudung) maka boleh mengusapnya karena Ummu Salamah sering mengusap kerudungnya.”

17/10/2013 10:12:33 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

21. Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri pernah berwudhu dengan mengusap surban penutup kepala yang beliau kenakan.

17/10/2013 10:12:50 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

22. Maka atas dasar ini, hal itu dapat diqiyaskan dengan mengusap kerudung bagi wanita.

17/10/2013 10:13:21 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

23. Dari ‘Amru bin Umayyah radhiyallahu ‘anhu, dari bapaknya, beliau berkata,

17/10/2013 10:13:48 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

24. “Aku pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusap bagian atas surbannya dan kedua khufnya.”

17/10/2013 10:14:02 WIB
Islam Diaries @IslamDiaries

25. (HR. Al-Bukhari dalam Fathul Bari (1/308 no. 205) dan lainnya)

17/10/2013 10:14:07 WIB
Load Remaining (38)

Comment

No comments yet. Write yours!