0
Afwan Riyadi @af1_
1. Demokrasi ini bukan ibadah mahdhah. Hakikatnya semua urusan yg bukan ibadah mahdhah itu HALAL kecuali yg diharamkan.
Afwan Riyadi @af1_
2. Darimana bisa tahu haramnya? Ada nash2 yg qath'i dalam Al Quran maupun Hadits. Bisa juga dengan qiyas thdp suatu hukum yg mirip dengannya
Afwan Riyadi @af1_
3. Jadi berpendapat "Demokrasi Haram!" ya harus ajukan bukti2 dalilnya. Lalu dalil itu tepat atau tidak dimasukkan dalam urusan ini?
Afwan Riyadi @af1_
4. bukan sebaliknya; kita cari dalil peng-halal-annya.. Hal itu kaidah Ushul Fiqh yg sudah masyhur di kalangan ulama.
Afwan Riyadi @af1_
5. Namun disatu sisi; SEMUA hal yg Halal-pun selalu punya batasan2 yang tak boleh dilanggar.
Afwan Riyadi @af1_
6. Sebagaimana kita makan; hukum awalnya HALAL. Tapi ada batasan gak boleh dilanggar: makan yg halal zat & sumbernya, gak boleh mubazir dsb.
Afwan Riyadi @af1_
7. Demikian juga demokrasi. Halal, tp pada prakteknya, ada prinsip2 yg tak boleh dilanggar. Ini yg kawan2 suka salah tempatkan.
Afwan Riyadi @af1_
8. Dianggapnya semua yg dari non-Islam itu haram. Gak begitu. Umar RA mengadopsi sistem administrasi pemerintahan Persia yg Majusi.
Afwan Riyadi @af1_
9. Ada batasan2 dlm demokrasi misalnya; kebebasan berpendapat macam apa yg dibolehkan? Inipun diakomodasi oleh Demokrasi kok. Contohnya ->
Afwan Riyadi @af1_
10.Ada UU Anti Penistaan Agama. Jadi walau di alam demokrasi, gak boleh bablas kita berpendapat dgn menghina agama orang lain & sebaliknya
Afwan Riyadi @af1_
11.Masalah UU ini juga yg sering membuat kawan2 salah pandang. Jadinya dibenturkan antara UU hukum kolektif & syariah Islam. Gak begitu ..
Afwan Riyadi @af1_
12.UU itu Qanun; hukum yg dituliskan, dijabarkan secara teknis sehingga jelas siapa pelaksananya, SOP-nya dsb. Itu aja.
Afwan Riyadi @af1_
13.UU kan dibuat manusia?? Kalau bertentangan dgn syariah ya harus ditolak! Misalnya jika ada UU anti Jilbab. Tolak! Lewat mana? Jalurnya!
Afwan Riyadi @af1_
14.Jalurnya apa? Ya Parlemen si penyusun UU. Jangan sampai UU macam ini keluar. Makanya perlu diperbanyak umat Islam didalam parlemen
Afwan Riyadi @af1_
15.Oke sekarang soal prinsip2 Demokrasi; dalam beberapa hal, itu sesuai dengan semangat Islam.
Afwan Riyadi @af1_
16.Ini menurut DR Sadek Sulayman; prinsip 1 : kebebasan berbicara setiap warga negara. Ini penting agar tidak terjadi represi tirani.
Afwan Riyadi @af1_
17.Dan ini sangat sesuai dengan semangat Islam. Dalam Islam, bahkan seorang budak juga punya hak dlm mengemukakan pendapat.
Afwan Riyadi @af1_
18.Seorang Salman Al-Farisi bahkan menyampaikan pendapat yg sangat menentukan dalam Perang Khandaq. Ini prinsip kebebasan untuk berbicara.
Afwan Riyadi @af1_
19.Dua; pelaksanaan Pemilu. Apa hakikatnya Pemilu? Itu hak bagi rakyat luas; apakah pemimpin yg ada harus diganti/tidak.
Afwan Riyadi @af1_
20.Amanah kekuasaan yg diberikan; apakah digunakan dgn baik/tidak; itu rakyat luas yg akan menilai. Dengan apa? Pemilu.
Afwan Riyadi @af1_
21.kalau kata DR.Shafi (lupa belakangnya), ulama Salafy Kuwait, Pemilu adalah bentuk baiat massal rakyat thdp pemimpin.
Afwan Riyadi @af1_
22.Pemimpin yg menurut rakyat, layak dipimpin akan dipilih oleh mereka; yg tidak layak minggir. Ini jadi bentuk koreksi bagi pemimpin
Afwan Riyadi @af1_
23.Langsung aja ke point 4: kekuasaan dibagi; ada eksekutif, legislatif & yudikatif. Di masa Khilafah, ini dilakukan,.
Afwan Riyadi @af1_
24.Ada khalifah sbg eksekutif; ada Majelis Syura' sbg legislatif & ada Qadhi sebagai yudikatif. Persis dgn demokrasi tp namanya aja beda.
Afwan Riyadi @af1_
25.Kelima; supremasi hukum. Ini bahkan sangat relevan dengan pidato Rasulullah "Andai Fatimah mencuri, aku potong tangannya!"
Load Remaining (37)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.