Tentang Menulis via @MaggieTiojakin

Kultwit tentang menulis hari ini oleh Maggie Tiojakin. Masih akan berlanjut. Will be updated!
0
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Sebelum menulis, belajarlah membaca sbg penulis. Bongkar setiap cerita dan kenali elemen-elemennya. Dari situ, coba menyusunnya kembali.

01/10/2013 12:24:40 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Bila kamu mengambil gelar Masters di bidang menulis, kamu akan diminta menelaah setiap paragraf/kalimat. No other tricks. Just read & read.

01/10/2013 12:26:53 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Menulis itu tidak melulu pakai hati. Harus ada basis pengetahuannya. Penggunaan kalimat. Penyusunan dialog. Detil. Repeat: craftsmanship.

01/10/2013 12:34:16 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Penulis luar cenderung menyarankan calon penulis u/ menulis pakai hati karena d sana ilmu menulis sudah diterapkan tahun2an. Harus seimbang.

01/10/2013 12:36:02 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Buat kita yg belum mengenal tulisan sebagai ilmu/craftsmanship, penting bgt u/ mendalami the ground rules of writing. Again, spy seimbang.

01/10/2013 12:37:08 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Buat saya menulis itu adalah 1% talenta dan 99% keahlian. Dua hal yg tidak bisa diajarkan dalam menulis adalah Persepsi & Empati.

01/10/2013 12:42:05 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Di luar itu, menulis a/ science. Bukan exact science, tapi tetap science. Mau break the rules? Monggo! But first u need to understand them.

01/10/2013 12:43:02 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Argumen: Bukankah penulis2 besar itu rata2 otodidak? Yes. Tapi otodidak bukan berarti tidak ada basis pembelajaran. Tetap ada dasarnya.

01/10/2013 12:44:45 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Hemingway belajar soal teknik menulis dari Ezra Pound. Fitzgerald belajar soal teknik menulis dari Maxwell Perkins. Otodidak.

01/10/2013 12:45:25 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Dan juga tentunya ada sang guru besar Gertrude Stein yang memang senang "membongkar" karya-karya seni. Dia ini juga mentor Hemingway.

01/10/2013 12:46:07 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Teori itu penting untuk diketahui, dipelajari dan dijadikan panduan -- bukan untuk jadi "esensi" tulisan. Teori & praktik harus seimbang.

01/10/2013 12:48:43 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Jangan mentang-mentang menulis itu seni, lantas menganggap teori itu sampah. Nanti hasilnya beneran jadi sampah. Belajar seimbang.

01/10/2013 12:49:52 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Belajarlah juga untuk menghormati medium tulisan. Setiap kalimat yang kamu tulis itu diperhatikan konsistensinya, logikanya, susunannya.

01/10/2013 12:53:09 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Belajarlah untuk bertanggung-jawab atas tulisan kamu sendiri. Setiap kalimat harus ada pertanggung-jawabannya. Itu harus. Integritas.

01/10/2013 12:54:06 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Hati-hati dalam menggunakan tanda baca. Untuk titik, tidak perlu lebih dari tiga (...) Untuk lainnya, tidak usah diulang-ulang (?!?!?!)

01/10/2013 12:55:44 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Dulu dlm menyortir karya tulis yg msk ke jurnal sastra, ada panduan: karya yg tampilan, grammar, tanda bacanya berantakan -- lgsg ditolak.

01/10/2013 12:57:23 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Itu namanya standarisasi. Konten boleh bebas, seluas-luasnya. Tapi standar kerapihan, kualitas tulisan harus dipertahankan.

01/10/2013 12:57:55 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Saya punya istilah: nulis itu sama kayak bikin radio. Kalo nggak mau belajar bongkar radio, nggak usah bikin radio. Dengerin aja.

01/10/2013 12:59:14 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Jangan kamu asal2an nyusun radio dan terus ujung2nya menurunkan kualitas radio yang sebenarnya. Make the effort. Learn the craft.

01/10/2013 12:59:48 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Kamu boleh bikin radio mutakhir dengan segala macam fitur yang modern -- tapi prinsipnya tetap sama: medium komunikasi.

01/10/2013 13:06:18 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Dulu saya sempat berpikir bahwa nulis itu melulu tentang inspirasi, intuisi, hati -- pokoknya hal2 yang berbau "mistis".

01/10/2013 13:11:22 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Bahwa menulis itu adalah sebuah medan perang di mana para praktisi yang sukses mempunyai kualitas sebagai prajurit "the one".

01/10/2013 13:12:01 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Ketika kuliah soal menulis di AS dan bekerja di jurnal sastra @TheAtlantic saya diluruskan berkali-kali: "Writing is both art and science!"

01/10/2013 13:12:53 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Saya menolak "aturan menulis" berkali-kali dan kukuh mempertahankan paham bahwa menulis itu hanya "hati, hati dan hati".

01/10/2013 13:13:31 WIB
Maggie Tiojakin @MaggieTiojakin

Ujung-ujungnya semua tulisan saya juga ditolak oleh mereka. Tidak memenuhi standar. Akhirnya saya belajar menghormati medium tulisan.

01/10/2013 13:14:43 WIB
Load Remaining (35)

Comment