0
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
1.Tiba di Al-Muhammis, Abrahah mengutus salah seorang Habasyah, Al-Aswad bin Maqsud dengan pasukan berkudanya terus berjalan hingga tiba....
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
2. di Makkah. Kekayaan Makkah milik orang-orang Quraisy dan selain orang-orang Quraisy diserahkan kepadanya,
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
3.teramsuk dua ratus ekor unta milik Abdul Muththalib. Ketika itu, Abdul Muththalib adalah pemimpin dan tokoh orang-orang Quraisy.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
4.Karena kejadian tersebut, orang-orang Quraisy, Kinanah, Hudzail, dan semua pihak yang berada di tanah suci ingin memerangi Abrahah.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
5. Namun karena mereka mengetahui tidak sanggup menghadapinya, mereka mengurungkan maksud tersebut.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
6.Abrahah mengutus Hanathah Al-Himyari pergi Makkah, dan berkata kepadanya, “Tanyakan siapa pemimpin dan tokoh negeri ini,
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
7.kemudian katakan kepada pemimpin tersebut, bahwa sesungguhnya raja (Abrahah) berkata kepadamu, ‘
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
8.Sesungguhnya kami datang ke tempat kalian tidak dengan maksud memerangi kalian. Kami datang untuk menghancurkan rumah ini (Ka’bah).
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
9.Jika kalian tidak menghalang-halangi kami dengan mengumumkan perang melawan kami, kami tidak butuh darah kalian.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
10. Sebaliknya, jika pemimpin tersebut bermaksud memerangiku, maka bawa dia kepadaku.”
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
11.Tiba di Makkah, Hanathah menanyakan siapa pemimpin orang-orang Quraisy, kemudian dikatakan kepadanya,
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
12.bahwa pemimpin orang-orang Quraisy adalah Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushai.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
13.Kemudian Hanathah menemui Abdul Muththalib dan menjelaskan kepadanya apa yang diperintahkan Abrahah.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
14. Abdul Muththalib berkata kepada Hanathah, “Demi Allah, kami tidak ada maksud untuk memerangimu, ...
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
15.karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk itu. Rumah ini (Ka’bah) adalah Rumah Allah yang suci dan rumah kekasih-Nya, Ibrahim AS
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
16.atau seperti yang dikatakan Abdul Muththalib. Jika Allah melindunginya, itu karena Ka’bah adalah Rumah-Nya dan rumah suci-Nya.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
17. Jika Allah tidak melindunginya, demi Allah, kami tidak mempunyai kekuatan untuk melindunginya. ”
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
18. Hanathah berkata kepada Abdul Muththalib, “Mari ikut aku, karena aku diperintahkan pulang membawamu.”
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
19.Kemudian Abdul Muththalib dangan dikawal sebagian anak-anaknya pergi bersama Hanathah.
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
20.Tiba di barak Abrahah, Abdul Muththalib menanyakan Dzu Nafr, karena ia sahabatnya. Ketika berjumpa dengan Dzu Nafr di penahanannya,
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
21. Abdul Muththalib berkata kepada Dzu Nafr, “Wahai Dzu Nafr, apakah engkau mempunyai kekuatan untuk mengatasi musibah yang menimpa kita?”
Sahabat Rasul @sahabat_rasul
22. Dzu Nafr berkata, “Apalah artinya kekuatan tawanan raja? Ia menunggu kapan dibunuh, pagi hari atau sore hari?
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.