0
Wisata Bali @wisatakebali
Adat istiadat jgn sampai hilang agar orang tahu dari mana kita berasal. Bali pulau dewata menampilkan berbagai macam keindahan.#PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Adat istiadat harus kita junjung tinggi karena merupakan citra diri juga melambangkan harga diri akan suatu negeri. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Setelah #PerangPandan selesai kemudian ditutup dengan bersembahyangan di Pura setempat dilengkapi dengan mempersembahkan tari Rejang.
Wisata Bali @wisatakebali
Tradisi ini adalah bagian dari ritual pemujaan masyarakat Tenganan kepada Dewa Indra. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
#PerangPandan tidak berlangsung lama. Kurang dari satu menit bahkan. Selesai satu pertandingan langsung disambung pertandingan lain.
Wisata Bali @wisatakebali
Mereka berhadap-hadapan dengan seikat daun pandan di tangan kanan dan perisai terbuat dari anyaman rotan. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Setelah penengah mengangkat tangan tinggi-tinggi, dua pemuda itu saling menyerang. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Saat upacara #PerangPandan akan dimulai, Mangku Widia pemimpin adat di Desa Tenganan memberi aba-aba dengan suaranya
Wisata Bali @wisatakebali
Sebelum #PerangPandan dimulai,diawali dengan ritual upacara mengelilingi desa untuk memohon keselamatan. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Setiap pria (mulai naik remaja) didesa ini wajib ikut dalam pelaksanaan #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Lalu diadakan ritual minum tuak, tuak dalam di bambu dituangkan ke daun pisang yang berfungsi seperti gelas. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Untuk para pria hanya menggunakan sarung (kamen), selendang (saput), dan ikat kepala (udeng) tanpa baju, bertelanjang dada. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Waktu pelaksanaan biasanya dimulai jam 2 sore dimana semua warga menggunakan pakaian adat Tenganan (kain tenun Pegringsingan).#PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Tempat pelaksanaan upacara Mekare-kare ini adalah didepan balai pertemuan yang ada di halaman desa. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Upacara #PerangPandan ini diadakan 2 hari dan diselenggarakan 1 sekali dalam setahun pada sasih kalima (bulan kelima pada kalender Bali)
Wisata Bali @wisatakebali
Merupakan bagian dari upacara Sasih Sembah yaitu upacara keagamaan terbesar di Desa Tenganan. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Perlengkapan #PerangPandan adalah pandan berduri diikat menjadi satu berbentuk sebuah gada, sementara untuk perisai yang terbuat dari rotan
Wisata Bali @wisatakebali
Konon, pada zaman dahulu kawasan Tenganan dan sekitarnya diperintah oleh seorang raja bernama Maya Denawa yang lalim dan kejam.#PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Sementara Umat Hindu Bali pada umumnya menjadikan Tri Murti yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa sebagai dewa tertinggi. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Tidak mengenal kasta dan diyakini Dewa Indra adalah dewa dari segala dewa. Dewa Indra adalah dewa perang. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Menurut sejarahnya Tenganan adalah hadiah dari Dewa Indra pada wong peneges, leluhur desa Tenganan. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Warga desa Tenganan mempunyai aturan tertulis atau awig-awig yang secara turun temurun diwariskan oleh nenek moyang mereka. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Kepercayaan yang dianut warga desa Tenganan berbeda dengan warga Bali pada umumnya. #PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Lokasi desa dikelilingi bukit, bentuk desa sendiri seperti layak nya sebuah benteng yang hanya mempunyai empat pintu masuk.#PerangPandan
Wisata Bali @wisatakebali
Kegiatan upacara ritual ini diadakan tiap tahun bulan juni di Desa Tenganan, yang terletak di 70 km timur Denpasar Bali. #PerangPandan
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.