Konflik Keraton Solo

Chirpified
0
l u h k i @herwanayogi

konflik Keraton Solo semakin parah. semoga mereka bisa segera menyelesaikan. bagaimanapun, Keraton Solo adalah bagian dari sejarah penting.

27/08/2013 06:40:18 WIB
l u h k i @herwanayogi

Keraton Solo sudah mulai glenik-glenik berkonflik sepeninggal Paku Buwono XII 2004 silam. Keraton kemudian punya dua calon kuat.

27/08/2013 07:09:12 WIB
l u h k i @herwanayogi

Hangabehi, putra tertua, dan Tedjowulan putra kelima. Hangabehi yang kemudian naik tahta, tetap mendapat perlawanan dari kubu Tedjowulan.

27/08/2013 07:12:32 WIB
l u h k i @herwanayogi

di situ konflik mulai terjadi, hingga 2012 silam akhirnya Hangabehi dan Tedjowulan memutuskan untuk rekonsilisasi, menjadi Dwi Tunggal.

27/08/2013 07:16:56 WIB
l u h k i @herwanayogi

namun keputusan itu tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari keluarga Keraton, yang terkuat adalah dari Dewan Adat Keraton Solo.

27/08/2013 07:19:22 WIB
l u h k i @herwanayogi

Gusti Moeng, yang paling vokal di Dewan Adat, sejak awal memang tidak suka dengan Tedjowulan karena dianggap makar.

27/08/2013 07:22:33 WIB
l u h k i @herwanayogi

di satu sisi, Gusti Moeng juga selalu mempertanyakan sikap dan keputusan keputusan Paku Buwono XIII Hangabehi, yang sering dianggap salah.

27/08/2013 07:24:38 WIB
l u h k i @herwanayogi

Dewan Adat Keraton Solo juga memutuskan bahwa Hangabehi sudah bukan raja, dan kekuasaan Keraton dilakukan secara kolegial.

27/08/2013 07:28:16 WIB
l u h k i @herwanayogi

puncaknya kemarin, acara halalbihalal yang diselenggarakan Paku Buwono XIII "dibubarkan" oleh Dewan Adat Keraton Solo.

27/08/2013 07:27:17 WIB
l u h k i @herwanayogi

Paku Buwono XIII sendiri hingga kini belum memunculkan diri.

27/08/2013 07:29:03 WIB
l u h k i @herwanayogi

konflik ini tak akan bisa diselesaikan jika tiap kubu tetap mempertahankan ego. Keraton Solo, berdamailah. kalian warisan sejarah penting.

27/08/2013 07:31:11 WIB
l u h k i @herwanayogi

jika cari siapa yang salah, sulit untuk dijawab karena masing-masing punya kesalahan sendiri, baik Hangabehi, Tedjowulan, atau Dewan Adat.

27/08/2013 07:34:53 WIB
l u h k i @herwanayogi

Hangabehi, menurut Dewan Adat, sering melakukan kesalahan-kesalahan yang menyalahi paugeran. Semisal tidak menghadiri jumenengan.

27/08/2013 07:37:59 WIB
l u h k i @herwanayogi

secara adat PB XII almarhum sudah dawuh tugas seorang raja adalah menjaga kelestarian Bedhoyo Ketawang, yang ada saat jumenengan.

27/08/2013 07:40:33 WIB
l u h k i @herwanayogi

Dewan Adat sendiri oleh kerabat Keraton juga dipertanyakan apa dan siapa, karena organisasi itu bukan resmi bentukan Keraton Solo.

27/08/2013 07:41:52 WIB
l u h k i @herwanayogi

apa yang terjadi di Keraton Solo benar-benar harus diselesaikan secara internal Keraton, dengan saling legowo.

27/08/2013 07:46:32 WIB
l u h k i @herwanayogi

kepemimpinan dua raja sebenarnya bukan hal baru di sejarah Keraton Solo.

27/08/2013 07:46:56 WIB
l u h k i @herwanayogi

saat Belanda masih berkuasa, Solo disebut daerah Vorstenlanden atau daerah swapraja oleh Belanda.

27/08/2013 07:50:02 WIB
l u h k i @herwanayogi

Waktu itu, Solo dipimpin dua raja, yaitu Paku Buwono XII dan KGPAA Mangkunegoro. namun tak ada konflik karena kekuasaan bisa dibagi rata.

27/08/2013 07:52:27 WIB
l u h k i @herwanayogi

jadi bukan alasan bagi Keraton Solo untuk tidak bisa berdamai dan memulihkan kondisi Keraton menjadi kondusif kembali.

27/08/2013 07:53:11 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!