0
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepada Allah. Dialah Tuhanku, Rajaku, Sesembahanku. Akulah makhlukNya, taklukanNya, hambaNya. Amin.
Candra Malik @SufiKota
Aku bukan utara, timur, selatan, barat. Aku bukan arah bagi diriku. Aku tepat berada pada diriku sendiri. Akulah penentu segala penjuru.
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepada Allah yang meliputi segala sesuatu. Dia tidak di depan, tidak di belakang, tidak di kiri, tidak di kanan.
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepada Allah yang meliputi segala sesuatu. Dia tidak di dalam, tidak di luar, tidak di atas, tidak pula di bawah.
Candra Malik @SufiKota
Dan, aku berlindung kepada Allah dari malaikat, dari pencatatannya yang membuatku berhitung laba dan pahala dari setiap tindakan.
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan, yang menjelma bayangan bagi nafsu, sehingga tak mudah membedakan mana dia mana aku.
Candra Malik @SufiKota
Sesungguhnya tidaklah Allah menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah, maka kami berlindung kepadaNya dari saling goda.
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepadaMu ya Tuhan, Raja, dan Sesembahan, dari golongan jin dan manusia yang membisikkan tipudaya ke dalam dada.
Candra Malik @SufiKota
[6] Mina 'l-jinnati wa 'n-naas. Dari golongan jin dan manusia.
Candra Malik @SufiKota
Sungguh, yang dibisikkan ke dada manusia adalah prasangka. Darinya muncul benci dan cinta yang dari keduanyalah fasik dan takwa.
Candra Malik @SufiKota
Kepada Tuhan segala kejadian, aku berlindung dari dosa dan pahala yang menyekutukan Allah dengan upaya dan pamrih manusia.
Candra Malik @SufiKota
Kepada Tuhan segala asal-muasal, aku berlindung dari angan yang berumah di kepala dan ingin yang berumah di dada.
Candra Malik @SufiKota
Kepada Tuhan segala ciptaan, aku berlindung dari saripati angin, air, api, dan tanah dalam diriku yang menjelma nafsu-nafsu.
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepada Tuhan segala makhluk, yang mengilhami kefasikan dan ketakwaan kepada jiwa manusia, dari diriku sendiri.
Candra Malik @SufiKota
[5] Alladzii yuwaswisu fii shuduuri 'n-naas. Yaitu yang membisikkan [kejahatan] ke dalam dada manusia.
Candra Malik @SufiKota
Musuh itu di dalam diri. Menjadi tidak jelas lagi mana kesungguhan mana kebatilan. Mana kerelaan mana keterpaksaan.
Candra Malik @SufiKota
Musuh itu di dalam diri. Menjadikan tak jelas lagi mana kesejatian mana kepalsuan, mana ketulusan mana keserakahan.
Candra Malik @SufiKota
Musuh itu dari dalam diri. Dari kenistaan yang bersembunyi dalam kehormatan. Dari ketamakan yang bersembunyi dalam kemurahan.
Candra Malik @SufiKota
Musuh itu dari dalam diri. Dari keburukan yang bersembunyi dalam kebaikan. Dari kehinaan yang bersembunyi dalam kemuliaan.
Candra Malik @SufiKota
[4] Min syarri 'l-waswaasi 'l-khannaas. [Aku berlindung] dari kejahatan musuh yang nyata namun tersembunyi.
Candra Malik @SufiKota
Aku makhluk, taklukan, dan hamba, berlindung kepada Tuhan, Raja, dan Sesembahan, dari keburukan, kelemahan, dan kelalaianku.
Candra Malik @SufiKota
Inilah Segitiga Kesatuan. Tuhan Pencipta, maka aku makhluk. Raja Penguasa, maka aku takluk. Sesembahan Pemimpin, maka aku hamba.
Candra Malik @SufiKota
Bagiku, Dia Tuhan, Raja, Sesembahan. BagiNya, aku makhluk, taklukan, hamba. Untukku, dariNya pendengaran, penglihatan, akal-budi.
Candra Malik @SufiKota
Allah yang mengeluarkan manusia dari mulut rahim ibunya tanpa bisa apa-apa lalu memberi pendengaran, penglihatan, dan akal-budi.
Candra Malik @SufiKota
Aku berlindung kepada Allah dari keburukan sifat makhluk yang ingkar, taklukan yang melawan, dan hamba yang memberontak.
Load Remaining (978)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.