0
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Saya sangat terpukul ketika melihat Syaikh Al Azhar mendukung militer di Mesir. Bagaimana Anda bisa melakukannya?! -1
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Ulama itu [Syeikh Al Azhar ] telah habis. Sejarah akan mengutuk orang-orang seperti dia, seperti Turki mengutuknya. -2
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Barat tak berani katakan "berhenti!" utk pemerintah interim yg didukung militer, yg membunuh & melukai 6.000 orang pasca kudeta. -3
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Dapatkah kudeta itu demokratis?! -4
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Bersikap diam thd Mesir akan memikul beban luar biasa. Mereka takkan pernah dapat lagi memiliki hak utk berbicara ttg Demokrasi. -5
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Ada banyak org di Turki & di LuarNegeri yg merasionalisasi sikap diam mrk dgn mengatakan bahwa Morsi juga memiliki kesalahan. -6
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Anda memerintah negara dgn kediktatoran selama 70 tahun. Tapi Anda tidak bisa mentolerir 1 tahun pemerintahan Morsi. -7
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: intelektual Perancis & menteri Israel berbicara dalam panel pada 3 Februari 2011, mengecilkan makna kotak suara. -8
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Mereka tidak memiliki senjata, tetapi mereka berdiri di depan tank demi kehormatan. Bagaimana Anda tak menyebut ini kudeta? -9
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Saya bertanya kepada tentara Mesir: Apakah Anda tahu siapa yg Anda bunuh? -10
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Apakah Anda melawan mereka yang menginvasi negara atau menembaki saudaramu yg memberikan suara di Pemilu? -11
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Menyebutkan kesalahan Morsi sbg alasan pembantaian ratusan: tidak relevan. Mereka yg bersalah hanya dapat diganti dgn Pemilu. -12

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.