2

ada twit yang tidak masuk dalam disini dari kesimpulan nomer (2) Kenapa rekening HT yang 0361.01.000101.30.3 tidak masuk berkas perkara? padahal jelas-jelas rekening itulah bukti pembobolan bank BRI

@Sulejelek
Sy akan kultwitkan bagaimana ME bekerja sama dgn otak pembobol Bank. Kita msh ingat kasus pertama kali BNI di bobol sebesar Rp 1,7T ? #ME
@Sulejelek
Kasus tsb ditangani Mabes Polri. Dan ME wktu itu jg Aspidsus Kejati DKI. ME mencampuri kasus perbankan yg msk dlm kewenangan Aspidum.#ME
@Sulejelek
Kasus Pembobolan BNI 46 Radio Dalam Rp 50M yg terpidana nya Faisal yg bru tertangkap.Kasus BNI 46 Radal yg tadinya ditangani Mabes Polri#ME
@Sulejelek
Kasus BNI Rp50M terjadi 1 thn sebelum pembobolan BRI. Dalam pembobolan BNI, tercium oleh PPATK nama2 Richard Latif (RL), Ricky Purnomo #ME
@Sulejelek
Ricky Purnomo (RP) & Yudi Kartolo (YK). Ketiga-tiganya adlh sindikat pembobol Bank. Kembali ke kasus BNI Radal. ME melakukan penyidikan#ME
@Sulejelek
Tersendiri berdasarkan UU Korupsi.Ditentukan tersangka tunggal Faisal. Kepala Cabang Pembantunya,Agus sdh divonis dlm perkara perbankan #ME
@Sulejelek
Dlm kasus Faisal, terlibat nama RL & RP , namun oleh ME, hanya dijadikan saksi. Pdhl jelas2 mereka penerima aliran Dana dr Faisal#ME
@Sulejelek
RL. & RP bersama ME diduga kuat bagian dari mafia pembobol bank. Selanjutnya, krn RL, YK & RP dilepas oleh ME, mereka kembali membobol #ME
@Sulejelek
Bank BRI Cab Pem Senen sebesar 180,5M. Tepatnya dibln oktober 2003. sdh dpt ditebak, ME pura2 menugaskan Jaksa Ttg utk membujuk BRI .#ME
@Sulejelek
ME sdh tau adanya pembobolan B RI sejak 3 bln sebelum ME mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan di bulan Desember.ME atur dgn jks Tatang#ME
@Sulejelek
Tatang Sutarna (TS) agar menghubungi saudara sepupu TS di BRI utk spy BRI melapor ke PPATK. BRI melapor ke PPATK ttng adanya transaksi #ME
@Sulejelek
Yg mencurigakan pada Rekg Hartono. PPATK stlh mndpt laporan BRI, menyurati Jaksa Agung (JA) perihal adanya transaksi mencurigakan #ME
@Sulejelek
Pada rekg Hartono Tjahayadjaya (HT) sebesar Rp 180,5M. Dan mencatat adanya pemindah bukuan ke 19 rekg lainnya.Surat PPATK jg menjelaskan#ME
@Sulejelek
Nama2 seperti RL, RP, YK adalah sindikat pembobol bank BNI sejak thn 2001 yg blum ditangkap. Laporan PPATK tsb dikeluarkan bln Nop 2003#ME
@Sulejelek
Dalam surat PPATK, menjelaskan nomor rekening Hartono yg dipakai buat pembobolan yaitu BRI 0361.01.000101.30.3. #ME
@Sulejelek
Terakhir surat PPATK tsb, tgl 14 Nop 2003. Disebutkan jg oleh PPATK bhw laporan ini terkait adanya penyidikan oleh Kejati DKI Jkt. #ME
@Sulejelek
Bahwa pd tgl 2 Desember 2003, Kejati mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan thd Kasus pembobolan BRI yg dipimpin ME. #ME
@Sulejelek
Padahal PPATK menyurati JA tgl 14 Nop 2003 sdh menyebutkan adanya Penyidikan kasus BRI. Jadi tlh ada SPDIK sebelum SPDIK tgl 2 Des 2003#ME
@Sulejelek
SPDIK tgl 2 Des tsb menjadikan HT dan YK tersangka kasus pembobolan BRI senilai Rp 180,5M. Seterusnya ME melakukan penyitaan2 rekg HT#ME
@Sulejelek
ME berhasil mengumpulkan uang Hartono sebesar Rp 38M. Dan diberkas. Padahal sebelum berkas di serahkan ke PN JakPus, BRI #ME
@Sulejelek
BRI menjwb surat ME perihal perintah pemindahan uang, telah dilaksanakan. Uang terkumpul di rekg Aspidus sebesar Rp 45M. #ME
@Sulejelek
BRI menjawab perintah ME, bhw rekg penampungan ME saldo Rp45M & US$ 3jt. Kmudian di pindahkan ke rekg baru an Kajari Jkt pusat Rp38M#ME
@Sulejelek
Kesimpulan yg dpt diambil dari kasus ini adlh sbg berikut : 1. Kenapa ME tdk melampirkan surat PPATK sbg bukti kejahatan HT ? #ME
@Sulejelek
3. Kenapa Richard Latif & Ricky Purnomo yg sdh dikenal ME dr mulai kasus BNI tdk dijadikan Tersangka ?
Load Remaining (9)

Comment

Abdul Jalil @xhtml_ 22/06/2012 22:36:46 WIB
maaf kalau ada kesimpulan pada poin 2 saya tulis di atas, karena ketinggalan. sebenaran twit poin 2 tersebut bisa di cek di akun twitter kak @sulejelek atau bisa di baca di sini http://mazdoel.web.id/archives/2012/06/bagaimana-marwan-effendy-bekerja-sama
Login and hide ads.