2
Iman Brotoseno @imanbr
Hari ini 42 tahun lalu, Soekarno - Bapak bangsa - meninggal dunia dg tragis. Mati dalam status tahanan politik #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Berbeda dg Syahrir, lawan politiknya yg diijinkan berobat ke LN. Soekarno tdk boleh mendapat perawatan semestinya #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Sebelumnya di pengasingan di Istana Batu Tulis, malah Dokter hewan yg dipanggil utk merawat. Lalu di Jakarta tdk boleh cuci darah #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Dokter Mahar Marjono, meminta alat cuci darah utk ginjalnya Soekarno. Alat tinggal diimpor, hanya penguasa orde baru menolak #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Akibat tidak bisa cuci darah. Wajah & tubuh Soekarno semakin bengkak2. Karena racun ngumpul dlm tubuhnya #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Memang penguasa orde baru ingin bunuh perlahan lahan. Bahkan ketika Soekarno mau cabut gigi. Militer memanggil dr Oei Hong Kian #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Oleh tentara yg jaga Soekarno. Drg. Ong diberi peralatan cabut gigi peninggalan jaman Jepang. Tentu saja Drg Ong menolak memakai #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
6 Juni 1970. Tepat ulang tahunnya BK. Rahmawati sudah melihat ayahnya yg bersuara tidak jelas dan tubuhnya bengkak bengkak #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Rahmawati memotret Soekarno yg bengkak2 ini, lalu fotonya tersebar luas di media. Akhirnya Rahma diinterograsi militer #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Beberapa hari setelah ultah, Bung Karno dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Kesehatannya semakin memburuk #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Dewi dan anaknya Karina sudah menunggu di Spore.Menunggu clearance masuk dari penguasa orba utk masuk Jakarta #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Bang Ali sebagai Gub Jakarta melobby Jend Soemitro untuk mengijinkan Dewi masuk utk menengok Soekarno #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Ketika Dewi datang. Ia membawa Karina. " ini ayahmu ". Soekarno tangannya bergerak gerak. Habis itu diam lagi #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Hatta bisa datang menembus karantina, datang menjenguk sahabatnya ini. Soekarno yang tertidur dalam sprei lusuh terbangun #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Hatta melirik ke buah pisang yang dipenuhi ngengat karena sudah lama tak diganti. Mereka berdua berpegangan tangan #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Hatta melirik ke buah pisang yang dipenuhi ngengat karena sudah lama tak diganti. Mereka berdua berpegangan tangan #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Menurut Meutia Hatta, keduanya tidak bercakap cakap, hanya berpandangan, & Hatta memijit tangan Soekarno. Air mata Hatta menetes #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Namun. Ada yg bilang, Soekarno hanya mengucapkan sepatah kata. " Hatta..Kamu disini ? " Habis itu terdiam. Hatta menangis #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Ketika Hatta pamit pulang, Soekarno meneteskan air matanya. Ia menangis karena tahu bahwa ini adalah pertemuan mereka terakhir #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Sesekali Hatta menoleh kebelakang dan melihat dokter dokter tentara yang tidak peduli. Hatta merasa asing dgn negeri ini #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
21 Juni 1970, pada pukul 04.30 WIB, pihak RSPAD menghubungi Rachma dan saudara2nya. Diminta segera ke RSPAD menemui Bung Karno #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Nafas BK tersenggal senggal, dia sudah hampir tak sadarkan diri subuh itu. Soeharto dibangunkan utk diberi tahu berita ini #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
07.00 WIB, Rachma dan saudara2 nya dipersilakan memasuki ruang Bung Karno. Alat bantu pernafasan dan jarum infus telah dilepas #MatinyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Bung Karno tergolek lemah. Matanya tertutup rapat, nafasnya satu-satu. Tak lama, malaikat maut menjemput sang proklamator itu #MatimyaBK
Iman Brotoseno @imanbr
Rahma mengenang, Ada satu periode kami tak bisa membesuk bapak. Bahkan seminggu dijatah hanya 3 kali #MatinyaBK
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.