Mau Maksiat? Boleh! Asal Mampu Penuhi 6 Syarat Ini by: @CintaQuranID

Ketika seorg pelaku maksiat & dosa bertanya kpd Ibrahim bin Adham sebuah nasehat agar dpt kembali ke jalan Allah tinggalkan maksiat.
mampu boleh maksiat penuhi syarat
0
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
#PecintaQuran menjelang berbuka kami akn sharing kisah inspiratif seorang aktivis maksiat. Yg mau nyimak sila mention...
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
#PecintaQuran kita mulai #TausiyahTakjil ttg aktifis maksiat. Yg dekat sila merapat. Bismillah...
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
1. Ibrahim bin Adham bercerita, ia didatangi seorg lelaki: “Wahai Abu Ishak (Ibrahim)! Saya seorg yg byk berdosa, seorg yg zhalim.
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
2. Sudikah kiranya tuan mengajari saya hidup zuhud, agar Allah menerangi Jln hidup saya & melembutkan hati saya yg kesat ini.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
3. Ibrahim bin Adham menjawab: “Kalau kau dpt memegang teguh 6 perkara berikut ini, niscaya Engkau akan selamat.” “Apa itu?” Tanyanya.
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
4. “Pertama, bila kau hendak bermaksiat, janganlah engkau memakan rizqi Allah.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
5. Tukas lelaki itu “Jika seluruh penjuru (bumi ini), baik di Barat maupun di Timur, di darat maupun di laut,
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
6. di kebun dan gunung-gunung, ada rizqi Allah, maka dari mana aku makan.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
7. “Wahai saudaraku, pantaskah engkau memakan rizqi Allah sementara engkau melanggar peraturanNya?”. “Tdk, demi Allah! Lalu apa yg kedua?”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
8. “Kedua, bila engkau bermaksiat kepada Allah, janganlah tinggal di negeri-Nya.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
9. “Tuan Ibrahim, demi Allah, yg ke-2 ini lbh berat. Bukankah bumi ini milik-Nya?. Kalau demikian halnya, dimana aku harus tinggal?”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
10. “Patutkah engkau makan rizqi Allah dan tinggal di bumi-Nya padahal engkau melakukan maksiat kepada-Nya?”. “Tidak tuan guru”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
11. “Ketiga, jika engkau hendak berbuat maksiat, jgnlah engkau lupakan Allah yg Maha Melihat & beranggapan Dia lalai kepadamu”.
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
12. “Tuan guru, bagaimana mungkin bisa begitu, padahal Allah Maha Mengetahui segala rahasia dan Melihat setiap hati nurani.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
13. “Layakkah engkau menikmati rizqi-Nya, tinggal di bumi-Nya dan maksiat kepada-Nya sedangkan Allah melihat dan mengawasimu.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
14. “Tentu saja tidak, wahai tuan guru, lalu apa yang keempat?”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
15. “Yg keempat, apabila dtg kpdmu malaikat maut hendak mencabut nyawamu, maka katakanlah kpdnya ‘tunggulah dulu, aku akan bertaubat.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
16. Lelaki itu menjawab “Tuan guru itu tak mungkin. Dan ia tidak mungkin mengabulkan permintaanku.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
17. Ibrahim bertutur “Engkau sadar bahwa engkau tidak mungkin menolak keinginannya, maka tentu ia akan datang kepadamu kapan saja,
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
18. mungkin sebelum kamu bertaubat.” “Benar ucapanmu. Sekarang apa yang kelima?”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
19. “Kelima, bila datang Munkar dan Nakir kepadamu, lawanlah kedua malaikat itu dengan segenap kekuatanmu, bila kau mampu.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
20. “Itu tak mungkin, mustahil, Tuan” Ibrahim bin Adham kemudian melanjutkan.
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
21. “Keenam, bila esok engkau berada di sisi Allah SWT & ia menyuruhmu masuk neraka, katakanlah : ‘Ya Allah, Aku tidak bersedia.”
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
22. “Wahai Tuan Guru, cukuplah. Cukuplah nasihatmu!” Jawab lelaki itu, dan ia pun pergi.
#CintaQuranOfficial @CintaQuranID
23. Sekian. Nasihat Ibrahim bin Adham kepada seorang lelaki yang ingin bertaubat, dipetik dari kitab Tazkirah al-Auliya.
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.