1
Kei @KeiSavourie
~> RT @hitmansystem: “Klo baik ditolak, berarti harus jadi brengsek” menunjukkan level logika yg menjawab knp kamu tetap jomblo.
Kei @KeiSavourie
Nggak ada yg namanya jodoh, yg ada hanya keputusan dan usaha dua insan untuk saling mencintai seumur hidup.
Kei @KeiSavourie
Belinda Hewitt, sosiolog dari University of Queensland, "Nikah dibawah usia 25 tahun tingkatkan resiko cerai 4x lipat."
Kei @KeiSavourie
Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007: Remaja memasuki masa perkawinan rata-rata pada usia 19,8 tahun.
Kei @KeiSavourie
19 taon nikah? Yaelah, kuliah aja baru masuk, duit masih minta ortu, berantem sm pasangan galau, pake nikah segala..
Kei @KeiSavourie
Secara hukum, wanita boleh nikah usia 16 thn, pria 19 thn. Dengan kata lain, di Indonesia masih sekolah udah boleh nikah.
Kei @KeiSavourie
Gimana gak berantakan masyarakat kita kalo negaranya sendiri mengizinkan anak usia sekolah untuk nikah? This is crazy.
Kei @KeiSavourie
BKKBN anjurkan usia nikah 21 tahun (pria dan wanita) biar dewasa dulu katanya, tapi menurut saya itu masih terlalu muda.
Kei @KeiSavourie
Kenapa orang Indonesia demen nikah muda? Ini masalah kompleks yg berhub sama poleksosbud, tapi saya coba jelasin dikit.
Kei @KeiSavourie
Oh iya, ralat. Anjuran BKKBN adalah ~> RT @yuliaaaindah: Pria 25 thn, wanita 21 thn kei
Kei @KeiSavourie
Ya siapa suruh mikirnya selangkangan mulu? RT @ghamist: @KeiSavourie yang jelas lebih baik krn menjauhi zinah kei.
Kei @KeiSavourie
Kenapa Indonesia demen nikah muda? 1) Faktor sejarah dan geografis. Sebagai negara agraris, dulu orang kerjaannya bertani.
Kei @KeiSavourie
Sebagai keluarga petani, nikah muda dan punya anak cepet-cepet itu menguntungkan. Karena anak adalah tenaga kerja murah.
Kei @KeiSavourie
Dari situ juga muncul mitos "banyak anak banyak rezeki", iya karena banyak anak berarti banyak yg bantuin di sawah.
Kei @KeiSavourie
Kebiasaan ini masih mengakar kuat, terutama di kota-kota kecil dan pedesaan (di mana mayoritas penduduk Indonesia berada).
Kei @KeiSavourie
2) Faktor ekonomi rendah. Masyarakat Indonesia 51% ada di bawah garis kemiskinan (2 USD/hari), ini berpengaruh banget.
Kei @KeiSavourie
Anak cewek begitu udah usia kawin (16 tahun) langsung dikawinin, biar keluar dr rumah dan tidak membebani keluarga.
Kei @KeiSavourie
Gak sedikit keluarga yg melihat anak cewek sebagai asset untuk memperbaiki ekonomi keluarga, dikawinin sama cowok tajir.
Kei @KeiSavourie
Karena miskin juga, orang pengen cepet nikah biar ada tambahan pemasukan dari pasangannya. Patungan menghidupi keluarga.
Kei @KeiSavourie
3) Faktor agama. Anggapan bahwa "nikah itu ibadah", "menghindari zinah", buat orang jadi pengen cepet-cepet nikah.
Kei @KeiSavourie
Gak salah memang, tapi rasanya kurang tepat. Cara menghindari zinah ya dengan TIDAK BERZINAH, bukan dengan nikah muda.
Kei @KeiSavourie
4) Mitos-mitos yg beredar, seperti: kasian anak kalo nikah tua, bahagiain ortu dengan kasih cucu, lebih diberkati dll..
Kei @KeiSavourie
Semua faktor-faktor tersebut beredar luas dan menjadi sebuah kesadaran kolektif masyarakat Indonesia, menciptakan kultur.
Kei @KeiSavourie
Akibatnya, meski kamu gak punya sawah, gak miskin, gak religius, tetep pengen nikah muda, karena sekitarmu begitu semua.
Kei @KeiSavourie
Saya pernah twit: kalo kamu pengen pake nilai tradisional, maka kamu harus melakukannya dalam kondisi tradisional juga.
Load Remaining (62)
Login and hide ads.