Pernyataan Erdogan (Turki) Terkait Pembunuhan Massal di Mesir | @aryasandhiyudha

Pernyataan Erdogan (Turki) Terkait Pembunuhan Massal di Mesir.
international perang turki israel mesir Egypt arab pembantaian erdogan Syria muslim
6357 View 0 comments
1
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Mereka yang menjungkirkan pemerintah terpilih belum berhenti zalim, mereka juga membantai saat ummat Islam sedang persiapkan Sahur
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Di Mesir, pertama mereka membunuh kehendak nasional dan kini mereka membunuh bangsanya.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Mereka (tentara Mesir) tidak bisa mengalahkan musuh-musuhnya (Israel, maksudnya). Mereka hanya bisa mengalahkan rakyatnya.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Dimana orang-orang yang dibayar untuk bekerja di surat kabar, ketika 200 jiwa tewas di Mesir dalam satu malam?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Hey (pemimpin) negara-negara Arab dan berpenduduk muslim, kapan kau akan mendengar apa yang terjadi di Mesir?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Kami (Turki) takkan tinggal diam dalam menghadapi ketidakadilan. Bahkan jika semua orang senyap, kita akan tetap lantang
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Kami akan membuat penduduk dunia mengetahui pembantaian di Mesir. Anda pikir Anda benar dengan membunuh jutaan orang Mesir?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Kami tahu persis siapa yang berada di balik kudeta Mesir. Mereka harus mengkoreksi perilaku mereka.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Praktik ini bahkan lebih parah dibandingkan kezaliman era Mubarak, semua ini harus segera berakhir.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan mengatakan ekonomi Turki juga dapat serangan besar-besaran baru-baru ini, tetapi masih tetap kuat. Ada peran kotor media dan lobi
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Dimana Uni Eropa? Apa yang terjadi dengan nilai-nilai mereka? Dimana mereka yang mengajarkan demokrasi ke kanan hingga kiri?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Dimana mereka yang berteriak-teriak saat polisi Turki menggunakan air dan merica? Mengapa mereka diam saat pembantaian di Mesir?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Hei dunia Islam (negara2 Arab dan berpenduduk mayoritas muslim), saudara Mesir Anda sedang dibunuh. Apakah kau mengetahui ini?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Hey dunia Arab & muslim, kapan kau peduli pertumpahan darah saudara-saudaramu di Mesir? Anda juga tidak terdengar dalam soal Syria.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Penzalim (di Mesir) adalah banci pengecut. Mereka takut jeritan anak yatim dan janda.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Mereka (tentara Mesir) tak bisa tampil terhormat melawan musuh-musuh mereka (Israel), belagak "jantan" di hadapan rakyatnya sendiri
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Hei BBC, CNN, yang menyiarkan demo di jalan-jalan Turki berjam-jam. Terhadap kudeta Mesir dan pembantaiannya. Dimana Anda?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: (Media Internasional) Kenapa Anda tidak menyiarkan pembantaian di Mesir? Karena bukan kepentingan Anda?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Mereka boleh diam terhadap dengan pembantaian Mesir dan segala kebiadaban di sana. Kami tidak akan diam.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan kepada tentara Mesir: Sampai kapan kalian akan membunuh? Anda harus tahu bahwa kebenaran (Al-Haq) akan menang, cepat atau lambat.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Mereka yang terus-menerus menuding saya diktator, sanggupkah Anda menyebut pemimpin diktator di Mesir sebagai diktator?
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Kedutaan (Turki) di Somalia diserang hari ini. Dibuat seolah-olah mereka yang melakukan (plot) serangan ini adalah Muslim.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Erdogan: Kenapa mereka menyerang kedutaan kami (Turki)? Karena kami memberikan bantuan pada saudara-saudara kami Somalia.
Arya Sandhiyudha AS @AryaSandhiyudha
Terkait peristiwa Mesir dan Syria, (pemimpin) negara-negara di dunia tiada yang serius mempedulikan selain Turki. Menyedihkan, tapi fakta
Login and hide ads.